Pengamat: Tempat Latihan Angkat Besi Seperti Gudang

Pengamat olahraga Budiarto Shambazy berharap pemerintah membenahi sarana dan prasarana cabang olahraga andalan yang diikutkan di ajang Olimpiade.

Rabu, 24 Agus 2016 15:00 WIB

Eko Yuli beraksi di Olimpiade Rio 2016 Brasil. (Antara)

Eko Yuli beraksi di Olimpiade Rio 2016 Brasil. (Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Pengamat olahraga Budiarto Shambazy berharap pemerintah membenahi sarana dan prasarana cabang olahraga andalan yang diikutkan di ajang Olimpiade. Salah satunya sarana dan prasarana cabor angkat besi yang menurutnya buruk. Padahal, kata dia, cabor angkat besi bisa menyabet emas jika diberikan sarana dan prasarana yang baik.

Budiarto juga berharap, pemerintah sebaiknya memfokuskan pada beberapa cabang olahraga tertentu yang sudah terbukti memberikan medali.

"Untuk angkat besi, apa iya kita sudah bisa mengikuti kejuaraan-kejuaraan yang memadai di tingkat dunia atau regional. Karena sarananya untuk angkat besi itu minim. Kalau kita lihat tempat latihannya sudah kayak gudang," kata Budiarto. Simak Quote selengkapnya. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Wakapolri Tegaskan Tak Ada Pengamanan Khusus terkait Rencana Kembalinya Rizieq

  • JK Bantah Asian Games 2018 Kekurangan Dana
  • 5 Kecamatan di Karo Gelap Gulita Akibat Erupsi Sinabung
  • Netanyahu Kecam Pernyataan PM Polandia Soal Dalang Holocaust

Tidak lama lagi kita akan merayakan pesta rakyat yang diadakan setiap 5 tahun sekali. Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden yang jatuh pada tahun 2019.