Hendardi: Nama-nama Perwira Itu Bisa Menjadi Batu Loncatan

Di video itu, Freddy menyebut tiga nama perwira di kepolisian.

Selasa, 30 Agus 2016 16:00 WIB

Freddy Budiman. (KBR/Ridlo)

Freddy Budiman. (KBR/Ridlo)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) bentukan Kepolisian Indonesia mengaku telah menyaksikan video yang dibuat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Anggota TGPF, Hendardi mengatakan, video itu dibuat sebelum pelaksanaan eksekusi terpidana mati Freddy Budiman, yang dibuat Humas Ditjen PAS, yang kemudian diserahkan kepada Menkumham Yasonna Laoly. Selanjutnya, video itu diserahkan kepada Kapolri, untuk kepentingan penyelidikan. 

Dalam video itu, Freddy juga menyebut tiga nama perwira di kepolisian. Apakah tiga perwira ini ada kaitannya dengan aliran dana bisnis narkotika ke sejumlah beberapa petinggi BNN, Polri, dan TNI-seperti keterangan yang diberikan oleh Haris Azhar? Simak quote selengkapnya.

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.