Ulil Abshar Abdala: Sudah Biasa, Dinamika Dalam Muktamar NU

Dinamika dalam muktamar NU ini menandakan perpecahan dalam tubuh NU?

Kamis, 06 Agus 2015 12:00 WIB

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Said Aqiel Siraj kembali terpilih sebagai ketua umum pengurus Nadhatul Ulama usai memenangkan pemungutan suara dalam Muktamar NU ke-33 yang berlangsung di kota Jombang Jawa Timur. Pemilihan Rois Aam dalam muktamar diwarnai oleh perpecahan dan protes dari ratusan peserta muktamar terutama pendukung calon ketua umum PBNU Solahuddin Wahid hingga meninggalkan area muktamar dan menggelar rapat di tempat lain. Apakah dinamika dalam muktamar NU ini menandakan perpecahan dalam tubuh NU? Berikut kata cendikiawan NU Ulil Abshar Abdala. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.