Said Aqiel Siraj kembali terpilih sebagai ketua umum pengurus Nadhatul Ulama usai memenangkan pemungutan suara dalam Muktamar NU ke-33 yang berlangsung di kota Jombang Jawa Timur. Pemilihan Rois Aam dalam muktamar diwarnai oleh perpecahan dan protes dari ratusan peserta muktamar terutama pendukung calon ketua umum PBNU Solahuddin Wahid hingga meninggalkan area muktamar dan menggelar rapat di tempat lain. Apakah dinamika dalam muktamar NU ini menandakan perpecahan dalam tubuh NU? Berikut kata cendikiawan NU Ulil Abshar Abdala. 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!