Pengamat: Pencalonan Dubes Jangan Untuk Bagi-bagi Kekuasaan

Presiden Joko Widodo mencalonkan 33 Duta Besar. Namun menurut DPR, 13 orang calon dubes itu diragukan kualitasnya.

Senin, 10 Agus 2015 12:00 WIB

Presiden RI Joko Widodo. (Danny/KBR)

Presiden RI Joko Widodo. (Danny/KBR)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Presiden Joko Widodo mencalonkan 33 Duta Besar. Namun menurut DPR, 13 orang calon dubes itu diragukan kualitasnya. Salah satunya karena mereka berasal dari partai politik yang mendukung Jokowi. Bagaimana tanggapan pengamat hubungan internasional dari Universitas Hasanuddin Adi Suryadi? Berikut peniturannya. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas

  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Fraksi Nasdem Berencana Keluar dari Pansus Angket KPK

  • Keluarga La Gode Ragukan Keseriusan Polisi Proses Dugaan Keterlibatan Anggotanya
  • Polda dan TNI Papua Ikut Bantu Tangani Campak di Asmat
  • Diguyur Hujan 2 Pekan, Hasil Panen Rumput Laut di Nunukan Membusuk

Perkembangan teknologi membawa banyak kemudahan bagi kita termasuk di bidang keuangan atau FinTech atau Financial Technology.