Konsorsium Pembaruan Agraria: TNI Dapat Tanah Darimana Harus Diselidiki

Bentrokan berdarah antara TNI dan warga di kawasan pesisir Urut Sewu Kebumen Jawa Tengah kembali terjadi. Menambah deretan kasus kekerasan yang mewarnai konflik lahan.

Senin, 24 Agus 2015 11:00 WIB

Warga korban bentrok. (Foto: Ridlo/KBR)

Warga korban bentrok. (Foto: Ridlo/KBR)

Bentrokan berdarah antara TNI dan warga di kawasan pesisir Urut Sewu Kebumen Jawa Tengah, Sabtu 22 Agustus lalu menambah deretan kasus kekerasan yang mewarnai konflik lahan atau konflik agraria di Indonesia. Dalam bentrokan akhir pekan lalu, sejumlah orang luka. Apa kata Sekjen Konsorsium Pembaruan Agraria, Iwan Nurdin terkait hal ini?

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Kuasa Hukum: Kepulangan Novel Harus Jadi Momentum Tuntaskan Kasus

  • Aksi Kamisan Tolak UU MD3
  • Majikan Adelina Didakwa Pasal Penghilangan Nyawa Orang Lain
  • Dua Desa Diterjang Lahar Dingin Sinabung

Garut adalah salah satu daerah sentra produksi jeruk di Jawa Barat. Jeruk Garut telah ditetapkan sebagai Jeruk Varietas Unggul Nasional dengan nama Jeruk Keprok Garut.