Syamsuddin Haris: Tim Investigasi Tolikara Cukup Satu Saja

DPR mengusulkan dibentuknya tim investigasi atas kerusuhan di Tolikara Papua.Padahal, pemerintah melalui lembaga kepolisian dan Komnas HAM juga telah membentuk tim investigasi pasca kejadian tersebut.

Rabu, 22 Jul 2015 11:30 WIB

Pengamat Politik LIPI Syamsuddin Haris.

Pengamat Politik LIPI Syamsuddin Haris.

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

DPR mengusulkan dibentuknya tim investigasi atas kerusuhan di Tolikara Papua. Padahal, pemerintah melalui lembaga kepolisian dan Komnas HAM juga telah membentuk tim investigasi pasca kejadian tersebut. Apakah harus dua kubu tim investigasi? Bagaimana tanggapan pengamat politik LIPI terkait hal ini? Berikut penuturan Syamsuddin Haris. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Pemilihan umum 2019 memang masih satu tahun lagi. Namun hingar bingar mengenai pesta akbar demokrasi m ilik rakyat Indonesia ini sudah mulai terasa saat ini.