SPSI: Sebelum Memotong Hak Orang, Harus Sosialisasi Dulu

Pencairan dana Jaminan Hari Tua yang seharusnya bisa dicairkan 5 tahun,kini berubah menjadi 10 tahun. Hal ini menuai protes dari para peserta Jamsostek yang kini berubah menjadi BPJS Ketenagakerjaan.

Jumat, 03 Jul 2015 12:00 WIB

Foto: Antara

Foto: Antara

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Pencairan dana Jaminan Hari Tua (JHT) yang seharusnya bisa dicairkan 5 tahun, kini berubah menjadi 10 tahun. Hal ini menuai protes dari para peserta Jamsostek yang kini berubah menjadi BPJS Ketenagakerjaan. Menurut Wakil Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Abdul Gani, pemerintah tak bisa serta merta merubah aturan itu. Mengapa?

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Tragedi 65 sudah berusia lebih dari 50 tahun. Ingatan dan kesan akan peristiwa itu pun beragam .