Ray Rangkuti: Budi Waseso Layak Untuk Dicopot

Kabarekrim Polri Budi Waseso ditekan publik untuk meletakkan jabatannya karena dianggap menyalahkangunakan wewenang dalam penegakkan hukum.

Kamis, 16 Jul 2015 13:00 WIB

Ray Rangkuti. (Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Kabarekrim Polri Budi Waseso ditekan publik untuk meletakkan jabatannya karena dianggap menyalahkangunakan wewenang dalam penegakkan hukum. LSM Kontras mencatat ada 49 orang yang jadi korban kriminalisasi bareskrim. Mereka yang jadi korban adalah orang-orang yang membela KPK. Menanggapi hal ini Koalisi Masyarakat Antikorupsi, Ray Rangkuti mengatakan Budi Waseso layak untuk dicopot. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.