Ilustrasi. (Antara)

Ilustrasi. (Antara)

Ramainya calon kepala daerah bekas napi koruptor menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. Menurut pengamat politik Jayadi Hanan, partai yang mengajukan kader bekas narapidana kasus korupsi tidak memiliki moralitas. Mengapa demikian? Berikut alasannya. 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!