Jayadi Hanan: Partai ajukan Kader Bekas Napi Korupsi Menjadi Kepala Daerah, Tak Miliki Mor

Partai yang mengajukan kader bekas narapidana kasus korupsi tidak memiliki moralitas.

Kamis, 30 Jul 2015 12:00 WIB

Ilustrasi. (Antara)

Ilustrasi. (Antara)

Ramainya calon kepala daerah bekas napi koruptor menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. Menurut pengamat politik Jayadi Hanan, partai yang mengajukan kader bekas narapidana kasus korupsi tidak memiliki moralitas. Mengapa demikian? Berikut alasannya. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP

  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Arsul Sani: KPK Jangan Bernafsu Tangani Korupsi Swasta

  • BPBD Lebak: Gempa Hantam 9 Kecamatan
  • Jerat Hari Budiawan, Warga Tumpang Pitu Protes Putusan Hakim
  • Gunakan GBK, Persija Naikan Tiket Pertandingan Piala AFC

Padahal para pekerja di kedua jenis industri ini kerap dituntut bekerja melebihi jam kerja dan juga kreativitas yang tak terbatas.