Yayat Supriatna: Pemindahan ibukota ke Palangkaraya Perlu Konsep yang Jelas

Pemindahan ibukota ke Palangkaraya jangan seolah hanya ingin lari dari permasalahan Jakarta.

Senin, 08 Jun 2015 14:56 WIB

Banjir dan macet jakarta. (Antara)

Banjir dan macet jakarta. (Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Wacana pemindahan ibukota Indonesia ke Palangkaraya muncul kembali. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri setuju dengan wacana tersebut. Namun menurut pengamat perkotaan Yayat Supriyatna pemindahan ibukota ke Palangkaraya jangan seolah hanya ingin lari dari permasalahan Jakarta. Selain itu, PDIP pun harus punya konsep yang jelas tentang ibukota yang baru. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Puasa kali ini bertepatan dengan masa kampanye pilkada 2018