Yayat Supriatna: Pemindahan ibukota ke Palangkaraya Perlu Konsep yang Jelas

Pemindahan ibukota ke Palangkaraya jangan seolah hanya ingin lari dari permasalahan Jakarta.

Senin, 08 Jun 2015 14:56 WIB

Banjir dan macet jakarta. (Antara)

Banjir dan macet jakarta. (Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Wacana pemindahan ibukota Indonesia ke Palangkaraya muncul kembali. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri setuju dengan wacana tersebut. Namun menurut pengamat perkotaan Yayat Supriyatna pemindahan ibukota ke Palangkaraya jangan seolah hanya ingin lari dari permasalahan Jakarta. Selain itu, PDIP pun harus punya konsep yang jelas tentang ibukota yang baru. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI
  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2

Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta Gugat Pemprov DKI soal Keterbukaan Informasi Reklamasi

  • Pengamat: Ada Barter Antara Perppu dengan Tambahan Fasilitas DPR
  • Polisi Temukan Selebaran ISIS Bernada Ancaman
  • LN: 2 Negara Capai Kesepakatan Baru soal Sengketa Laut Cina Selatan

Dalam Perbincangan Ruang Publik KBR kali ini, kita akan punya 5 topik utama, penasaran? ikuti perbincangan Ruang Publik KBR