PRT : Jangan Malas Untuk Memperjuangkan Hak

Undang-undang tentang perlindungan PRT, belum juga disahkan.

Senin, 15 Jun 2015 11:59 WIB

Ilustrasi Pembantu rumah tangga

ilustrasi : source id.theasianparent.com/wp-content/gallery/pilih-pembantu-rumah-tangga/maid-story-4.jpg?31e757

16 Juni 2015, dunia akan memperingati Hari Pekerja Rumah Tangga Internasional. Di tanah air, undang-undang tentang perlindungan PRT pun belum juga kunjung disahkan, padahal pembahasannya sudah 11 tahun lamanya. Dua orang pekerja rumah tangga, Wiwin dan Weni menyampaikan harapan dan perjuangannya kepada KBR.

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Disebut Dukung HTI, Menpora Segera Panggil Adhyaksa

  • Diprotes Imvestor, Presiden Sentil 2 Menteri
  • KPPU: 5 Perusaah Atur Tata Niaga Beras di Sejumlah Provinsi
  • Indonesia Gandeng Azerbaijan Buat Pusat Pelayanan Terpadu

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.