Importir Disalahkan, Marah Loh...

Beberapa hari lalu, Presiden Jokowi geram dengan kinerja di Pelabuhan Tanjung Priok yang menyebabkan waktu sandar kapal dan proses bongkar muat berlangsung lama.

Jumat, 19 Jun 2015 11:46 WIB

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Beberapa hari lalu, Presiden Jokowi geram dengan kinerja di Pelabuhan Tanjung Priok yang menyebabkan waktu sandar kapal dan proses bongkar muat berlangsung lama. Namun, menurut anggota Asosiasi Logistik Indonesia atau ALI, Sugi Purnoto mengatakan tidak semua importir menumpuk barang hingga proses bongkar muat berlangsung lama. Menurutnya Kementerian Perdagangan harus segera memverifikasi dan mengecek data importir langsung di lapangan. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.