Aditya Wardhana: Tak Ada Obat, Penderita ODHA Tak Bisa Apa-apa

Penderita ODHA tidak bisa berbuat banyak karena jatah obat yang dibatasi dan tidak semua rumah sakit menyediakan obat tersebut.

Rabu, 10 Jun 2015 14:05 WIB

Ilustrasi

Orang dengan HIV AIDS atau ODHA di Ambon dan Klaten, resah dengan putusnya Stok obat ARV atau anti retroviral, selama beberapa kali dalam kurun waktu dua bulan ini.

Menurut Aditya Wardhana, Direktur Eksekutif Indonesia AIDS Coalition hal ini membuat penderita ODHA tidak bisa berbuat banyak karena jatah obat yang dibatasi dan tidak semua rumah sakit menyediakan obat tersebut. Ia berharap pemerintah segera menyelesaikan masalah ini.

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP

  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Jokowi: Bantuan untuk Kabupaten Asmat Terkendala Akses Transportasi

  • Pemikul Sabu 30 Kilogram Divonis 20 Tahun
  • Hari Kelima, Kabut Asap Tebal Landa Hong Kong
  • Federer Lolos ke Perempat Final Australia Terbuka

Presiden Joko Widodo menyerukan agar PR anak-anak sekolah tak hanya urusan menggarap soal. Tapi melakukan hal-hal yang terkait kegiatan sosial dan lingkungan.