BJ Habibie: Saya Tidak Setuju Hukuman Mati!

Saya bukan pakar hukum, nggak. Tapi saya adalah warga negara Indonesia biasa yang telah menikmati proses pembudayaan dan pendidikan yang diberikan oleh orang tuanya dan lingkunya.

Selasa, 31 Mei 2016 14:30 WIB

BJ Habibie. (Antara)

BJ Habibie. (Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

"Saya bukan pakar hukum, nggak. Tapi saya adalah warga negara Indonesia biasa yang telah menikmati proses pembudayaan dan pendidikan yang diberikan oleh orang tuanya dan lingkungannya," kata BJ Habibie di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Selasa (31/05/2016).

"Saya yakin sebagai manusia tidak punya hak untuk mengakhiri kehidupannya. Itu adalah prerogratif dari Tuhan Yang Maha Esa," imbuhnya. 


Baca artikel selengkapnya: BJ Habibie: Saya Tidak Setuju Hukuman Mati! 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP

  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Arsul Sani: KPK Jangan Bernafsu Tangani Korupsi Swasta

  • BPBD Lebak: Gempa Hantam 9 Kecamatan
  • Jerat Hari Budiawan, Warga Tumpang Pitu Protes Putusan Hakim
  • Gunakan GBK, Persija Naikan Tiket Pertandingan Piala AFC

Padahal para pekerja di kedua jenis industri ini kerap dituntut bekerja melebihi jam kerja dan juga kreativitas yang tak terbatas.