Arsip 65 Masih Disimpan, TNI: Belum Tentu Bisa Diakses Publik

Mabes TNI mengaku menyimpan sejumlah berkas terkait peristiwa 1965.

Rabu, 18 Mei 2016 18:43 WIB

Ilustrasi.

Ilustrasi.

KBR, Jakarta- Mabes TNI mengaku menyimpan sejumlah berkas terkait peristiwa 1965. Berkas itu, kata Juru Bicara TNI, Tatang Sulaeman antara lain arsip pemeriksaan dan pembunuhan tujuh jenderal dan hal-hal yang berkaitan dengan Partai Komunis Indonesia. 

Ketika ditanya apakah arsip itu juga memuat soal pembantaian massal, Tatang mengaku bisa saja ada jika berkas dilihat kembali satu persatu. 

Tatang tak bisa memastikan apakah arsip-arsip itu bisa dibuka ke publik seperti arsip yang ada di lembaga arsip atau ANRI. 

Baca beritanya: Akui Simpan Arsip Tragedi 65, TNI: Belum Tentu Bisa Diakses Publik 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi

  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

Paripurna DPR Tetapkan Tujuh Anggota Komnas HAM

  • Polisi Masih Dalami Politikus Penyandang Dana Saracen
  • DKI Ubah Trayek Angkutan Umum demi Program OK-OTRIP
  • Tidak Ada Logo Palu Arit di Spanduk Yang Digunakan Warga Demo Tolak Tambang Emas