Poengky Indarti: Khianati Keluarga Korban Pelanggaran HAM, Jaksa Agung Harus Diganti

Pemerintah menawarkan kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia yang tergolong berat diselesaikan dengan rekonsiliasi. Dengan demikian penyelesaiannya tidak melalui jalur hukum atau yudisial.

Senin, 25 Mei 2015 11:14 WIB

Direktur Eksekutif Imparsial, Poengky Indarti. (Antara)

Direktur Eksekutif Imparsial, Poengky Indarti. (Antara)

Pemerintah menawarkan kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia yang tergolong berat diselesaikan dengan rekonsiliasi. Dengan demikian penyelesaiannya tidak melalui jalur hukum atau yudisial. Namun Direktur Eksekutif Imparsial Poengky Indarti menolak wacana ini. Menurutnya selain menghianati rasa keadilan bagi keluarga korban, Jaksa Agung yang harusnya bertindak melakukan penyelidikan kasus ini tak ada itikad baik. 

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Puluhan organisasi Masyarakat sipil melalui gerakan #BersihkanIndonesia menantang kedua capres dan cawapres yang berlaga dalam Pemilu Presiden 2019 mewujudkan komitmen “Indonesia Berdaulat Energi".