Poengky Indarti: Khianati Keluarga Korban Pelanggaran HAM, Jaksa Agung Harus Diganti

Pemerintah menawarkan kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia yang tergolong berat diselesaikan dengan rekonsiliasi. Dengan demikian penyelesaiannya tidak melalui jalur hukum atau yudisial.

Senin, 25 Mei 2015 11:14 WIB

Direktur Eksekutif Imparsial, Poengky Indarti. (Antara)

Direktur Eksekutif Imparsial, Poengky Indarti. (Antara)

Pemerintah menawarkan kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia yang tergolong berat diselesaikan dengan rekonsiliasi. Dengan demikian penyelesaiannya tidak melalui jalur hukum atau yudisial. Namun Direktur Eksekutif Imparsial Poengky Indarti menolak wacana ini. Menurutnya selain menghianati rasa keadilan bagi keluarga korban, Jaksa Agung yang harusnya bertindak melakukan penyelidikan kasus ini tak ada itikad baik. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi

  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

Buruh Tagih Janji Anies-Sandy Naikkan UMP

  • Polisi Tangkap Pembuat Uang Palsu Senilai Ratusan Juta
  • Suap BPK, Pejabat Kemendes Dalih Ditekan
  • Bawa Sabu, PN Medan Hukum Artis Malaysia 11 Tahun