Poengky Indarti: Khianati Keluarga Korban Pelanggaran HAM, Jaksa Agung Harus Diganti

Pemerintah menawarkan kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia yang tergolong berat diselesaikan dengan rekonsiliasi. Dengan demikian penyelesaiannya tidak melalui jalur hukum atau yudisial.

Senin, 25 Mei 2015 11:14 WIB

Direktur Eksekutif Imparsial, Poengky Indarti. (Antara)

Direktur Eksekutif Imparsial, Poengky Indarti. (Antara)

Pemerintah menawarkan kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia yang tergolong berat diselesaikan dengan rekonsiliasi. Dengan demikian penyelesaiannya tidak melalui jalur hukum atau yudisial. Namun Direktur Eksekutif Imparsial Poengky Indarti menolak wacana ini. Menurutnya selain menghianati rasa keadilan bagi keluarga korban, Jaksa Agung yang harusnya bertindak melakukan penyelidikan kasus ini tak ada itikad baik. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

Bamus Tunda Penggantian Setnov

  • Hoaks 8 Penyakit Tak Ditanggung BPJS Resahkan Warga Bengkulu
  • Salah Sasaran, Puluhan Ribu Penerima PKH Dihapus
  • Koresponden Asia Calling di Pakistan Terima AGAHI Award

PLN menggenjot pemerataan pasokan listrik dari Indonesia bagian barat hingga Indonesia bagian timur