Direktur Eksekutif Imparsial, Poengky Indarti. (Antara)

Direktur Eksekutif Imparsial, Poengky Indarti. (Antara)

Pemerintah menawarkan kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia yang tergolong berat diselesaikan dengan rekonsiliasi. Dengan demikian penyelesaiannya tidak melalui jalur hukum atau yudisial. Namun Direktur Eksekutif Imparsial Poengky Indarti menolak wacana ini. Menurutnya selain menghianati rasa keadilan bagi keluarga korban, Jaksa Agung yang harusnya bertindak melakukan penyelidikan kasus ini tak ada itikad baik. 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!