PSSI Harus Mengalah pada One Direction

Secara statistik, konser musik lebih nyaman ketimbang pertandingan sepakbola.

Kamis, 19 Mar 2015 11:33 WIB

PSSI

PSSI

KBR, Jakarta - Pengamat sepakbola Budiarto Shambazy menyarankan PSSI memindahkan lokasi pertandingan Pra Piala Asia, ketika stadion Gelora Bung Karno akan dipakai konser musik pada waktu yang sama. PSSI bisa memindahkan pertandingan ke stadion Jalak Harupat atau stadion Palembang. 


Budiarto mengatakan, antusiasme masyarakat Indonesia terhadap konser musik lebih tinggi ketimbang terhadap pertandingan sepakbola. Sebab saat ini Timnas Indonesia tidak punya prestasi gemilang. Selain itu, konser musik relatif lebih aman.


"Jujur saja, kalau dilihat statistiknya, pertandingan sepakbola dibanding konser musik di stadion sepakbola, lebih nyaman dan aman yang konser musik," ujarnya dalam KBR Pagi, Kamis (19/3) pagi. 


"Malah pertandingan sepakbola lebih mengancam masyarakat umum. Karena seringkali rusuh. Sangat terancam kan, kadang-kadang lagi berkendara, apalagi kalau timnya kalah," jelasnya.


Budiarto Shambazy menambahkan, rebutan tempat ini tidak berhubungan dengan nasionalisme. Pengelola stadion GBK mengatakan, tempatnya dipesan penyelenggara konser sejak 2 tahun lalu, sementara PSSI baru memesan Januari lalu. 


Dia mengatakan, PSSI bersalah karena tidak gesit ketika menyiapkan laga ini. Laga kualifikasi Piala Asia U23 untuk grup H akan digelar 27 sampai 31 Maret ini, di Stadion Gelora Bung Karno. 


Laga itu terancam batal karena dua hari sebelum pertandingan, GBK dipakai konser boyband asal Inggris One Direction. Rumput lapang akan rusak dan tidak sesuai dengan standar internasional.


Editor: Antonius Eko 



Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Kepolisian Siapkan 4 Ribu Personel Amankan Kunjungan Obama di Jakarta dan Bogor

  • Peningkatan Kendaraan Arus Balik Lebaran Terjadi di Tol Cileunyi
  • Penghapusan Sistem Kuota, Importir: Lihat Dulu Apa Komoditasnya
  • Militer Filipina Temukan 17 Jenazah yang Dimutilasi di Marawi

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?