Effendi Ghazali: Etika Pejabat Publik Itu Paling Tinggi

Menanggapi hak angket DPRD DKI Jakarta yang mempersoalkan gaya bahasa Ahok, Pakar Komunikasi Politik Effendy Ghazali menilai etika moral memiliki kedudukan tertinggi untuk pejabat publik.

Jumat, 27 Mar 2015 09:02 WIB

Antara

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Menanggapi hak angket DPRD DKI Jakarta yang mempersoalkan gaya bahasa Ahok, Pakar Komunikasi Politik Effendy Ghazali menilai etika moral memiliki kedudukan tertinggi untuk pejabat publik. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Tanggal 23 Juli nanti kita akan merayakan Hari Anak Nasional. Peringatan ini diharapkan bisa menjadi pengingat bahwa masih banyak persoalan yang dihadapi anak Indonesia.