Wali Kota Jakarta Utara: Rencana Penggusuran Kalijodo Tetap Jalan, Yang Menolak Ya Biasala

Apakah tetap akan dilakukan meski diwarnai penolakan bahkan mungkin akan terjadi kericuhan?

Rabu, 17 Feb 2016 14:00 WIB

Ilustrasi penggusuran. (KBR/Ninik)

Ilustrasi penggusuran. (KBR/Ninik)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Pemerintah Provinsi Jakarta akan mengakhiri riwayat Kalijodo. Sebab, menurut Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama tempat hiburan di utara Jakarta ini berdiri di atas jalur hijau.

Wali Kota Jakarta Utara dan Jakarat Barat pun setuju atas rencana ini, meski warga yang tinggal di kawasan Kalijodo menolak, bahkan warga meminta ganti rugi atas penggusuran ini.

Nah, bagaimana kabara terakhir rencana penggusuran ini? Apakah tetap akan dilakukan meski diwarnai penolakan bahkan mungkin akan terjadi kericuhan? Lantas, kemana warga akan direlokasi ? Ini dia penjelasan Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi.

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Polisi Selidiki Penadah dan Penyuplai Hasil Pendulang Emas Ilegal di Freeport

  • Bappeda DKI: Anggaran Kunker DPRD Naik Karena Djarot
  • Presiden Minta Malaysia Impor Beras Dari Indonesia
  • Kejati Tahan 2 Tersangka Mark Up Alat Tangkap untuk Nelayan di Mandailing Natal

Guna mengembangkan dan mengapresiasi Organisasi Kepemudaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan "Pemilihan Organisasi Kepemudaan Berprestasi 2017"