Remotivi: Kok, Sapi Saja Disensor?

Jika tayangan tersebut sesuai dengan kontekstual, tak perlu disensor?

Selasa, 02 Feb 2016 16:00 WIB

Sapi. (Foto: KBR/Danny)

Sapi. (Foto: KBR/Danny)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Belakangan ini, di media sosial kembali ramai soal sensor salah satu tokoh kartun dalam serial Doraemon. Dalam salah satu episode, gambar tokoh Shizuka yang saat itu sedang memakai bikini diblur. Ada pula tayangan infotainment, saat salah seorang artis memerah susu sapi, ada bagian tubuh sapi yang disensor.

Menurut Direktur Remotivi, Muhamad Heychael, jika tayangan tersebut sesuai dengan kontekstual, tak perlu disensor? Mengapa demikian? Ini penjelasannya. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Sandiaga Klaim Rp40 Miliar Anggaran PAUD untuk Kesejahteraan Guru dan Infrastruktur

  • Lalu Lintas Kereta Jalur Selatan Berangsur Normal Pasca-Longsor Garut
  • 300 Pencari Suaka di Pulau Manus Dipindahkan
  • Bekas Anggota Backstreet Boy, Nick Carter, Dituduh Memperkosa

Guna mengembangkan dan mengapresiasi Organisasi Kepemudaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan "Pemilihan Organisasi Kepemudaan Berprestasi 2017"