Layanan streaming video film dan serial televisi dunia, Netflix mulai hadir di Indonesia. Sejak 06 Januari lalu. Layanan ini bebrbayar dan tergolong murah.Tapi, di tengah kemunculannya, lahir juga beberapa kecemasan akan dampaknya. Salah satunya, dari Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Lembaga Sensor Film. masuknya Netflix ke Indonesia dianggap bakal berdampak banyak ke sejumlah hal, seperti pengusaha internet, data centre dan lainnya. LSF, bahkan menemukan ada film-film Netflix ada yang tidak layak tayang, yang pernah ditolak sensornya saat akan tayang di bioskop.

Namun menurut Ketua Badan Perfilman Indonesia (BPI), Kemala Atmojo, netfllix bentuk dari perkembangan teknologi dan memberi pilihan pada penonton, jadi harusnya bisa diterima. Berikut penjelasannya. 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!