Natal di London, belanja di Oxford Street

Natal selalu jatuh 25 Desember di hampir seluruh dunia walau ada yang berbeda, seperti Kristen Ortodoks Rusia yang menetapkan 7 Januari sebagai kelahiran Yesus Kristus.

Tapi ketika sudah satu tanggal sekalipun, di London dan beberapa kota besar di Inggris –menurut saya-  ada berapa jenis dan periode ‘Natal’.

Diskon Gila di Oxford Street

Yang pertama di pusat pertokoan: Natal sudah sejak pertengahan November lalu. Etalase toko meriah dengan warna warni hiasan Natal, pohon terang, sinterklas, dan beberapa menawarkan potongan. Belanja Natal di Oxford Street, salah satu pusat belanja terkenal dunia, memang mulai sejak pertengahan November. Jalanan juga dihiasi dengan lampu warna warni.

Seorang pemusik terkenal Classic Rock jaman 80-an, Rick Wakeman, mengeluh waktu belanja untuk keperluan sehari-hari pertengahan November lalu. Dia kesal karena terteror oleh produk-produk biasa yang diberi label Natal dan menemukan sekotak coklat berhiaskan perayaan Natal dengan tanggal kadaluarsa malah satu bulan sebelum 25 Desember!

Natal belanja berlangsung hingga 24 Desember malam –jadi orang diperas belanja sampai jam-jam terakhir- untuk berhenti total pada Hari Natal dan menggila dengan diskon besar 26 Desember. Sehari setelah Natal, sejak subuh orang akan antri di depan toko-toko di Oxford Street untuk rebutan, dan ini benar-benar rebutan belanja. Begitu pintu toko dibuka, ratusan orang yang antri berlarian masuk toko dengan prinsip: siapa cepat dia dapat.

Bersambung ke Natal lainnya disebut Christmas Dinner 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!