Ganjar Prabowo, Jawa Tengah, Jokowi, PDI Perjuangan

KBR68H - Sejak menjadi Walikota Surakarta selama dua periode Joko Widodo dikenal sebagai sosok penggemar musik cadas. Pun setelah menjadi gubernur DKI, Jokowi tetap lekat dengan musik rock.

Kini PDI Perjuangan bakal memiliki dua gubernur penyuka musik metal. Sosok lainnya adalah Ganjar Pranowo, yang (berdasarkan hitung cepat pemilihan gubernur) memperoleh 46 persen suara dalam pemilihan gubernur 26 Mei 2013.

'Salam metal' tiga jari pun lekat dengan pencalonan Jokowi dan Ganjar. Pada pemilihan gubernur DKI Jakarta, pada putaran pertama Jokowi mendapat nomor urut tiga. Begitu juga Ganjar di Pilgub Jawa Tengah mendapat nomor urut tiga. Bukan kebetulan juga, selama ini PDI Perjuangan identik dengan salam metal tiga jari---merujuk pada pemilu beberapa periode di jaman Orde Baru yang menempatkan PDI sebagai partai urutan tiga.

Salam metal sempat lepas dari 'simbol kebesaran' PDI Perjuangan, setelah pemilihan umum legislatif diikuti banyak partai. Pada pemilu 1999, PDI Perjuangan mendapat nomor urut 11. Saat itu PDI Perjuangan mengadopsi simbol baru 'banteng gemuk moncong putih.

Begitu pula pada Pemilu 2004, PDI Perjuangan memperoleh nomor urut 18, dan pada Pemilu 2009 PDI Perjuangan kebagian nomor urut 28. Sementara pada pemilu 2014 nanti, PDI Perjuangan kebagian nomor urut 4. Nomor urut 'salam metal' justru 'diklaim' PKS.

Jokowi merupakan penggemar berat musik rock, begitu juga Ganjar Pranowo. Meskipun mungkin dengan kadar fanatisme yang berbeda.

Keduanya sama-sama penggemar kelompok musik Metallica, Dream Theater, Led Zeppelin, Guns N Roses, dan lain-lain. Barangkali karena keduanya lahir dan besar di masa-masa kancah musik dalam negeri masih didominasi musik rock luar---sebagai bentuk perlawanan terhadap kemapanan Orde Baru.

Meskipun musik metal lebih kental dengan aroma pemberontakan dan apolitis, namun bagi Jokowi dan Ganjar, bisa menjadi amunisi dalam pencapaian politik mereka.

Di kala kampanye di kawasan Simpang Lima, Semarang Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengusung kampanye dengan tema "Rock on The Truck". Ganjar dengan semangat menyanyikan 'I Want to Break Free" milik Queen dan 'Sweet Child of Mine" dari Guns N' Roses. Meski kerap lupa liriknya, Ganjar bermetal ria.

""Kita hadirkan suasana politik yang asyik dan kreatif, musik 'Rock on the Truck' ini akan keliling di beberapa titik di Semarang," katanya waktu itu.

"Anak-anak muda juga biar tahu kalau calon gubernurnya nge-rock... Musik rock adalah musik kebebasan," kata Ganjar.

Jokowi dan Ganjar pun berhasil 'menjual' gaya metalnya untuk merangkul para pemilih, terutama anak-anak muda.

Namun itu bukan satu-satunya faktor sukses Ganjar di Jawa Tengah. Lepas dari kegemarannya pada musim metal, sosok Ganjar Pranowo merupakan gambaran anak muda kader PDI Perjuangan yang cerdas, baik dalam pemikiran maupun dalam berdebat.

Karirnya moncer sebagai anggota DPR selama dua periode (2004 sebagai pengganti antarwaktu dan terpilih lagi di 2009). Ia merupakan andalan PDI Perjuangan dalam berbagai perubahan aturan perundang-undangan dan sistem perpolitikan dalam negeri.

Gaya bicaranya lebih kalem dari seniornya Jokowi yang ceplas-ceplos. Ini tidak lepas dari pergaulannya yang lebih matang di DPR, bergaul bersama partai politik lain.

Keberhasilan Ganjar memenangi pemilihan gubernur Jawa Tengah---meski baru versi hitung cepat---juga mematahkan kesan sebelumnya yang muncul, bahwa ia kurang populer dibanding calon lainnya terutama calon gubernur petahana Bibit Waluyo. Meski ada yang menilai Ganjar turut terdongkrak oleh sosok Jokowi dalam sosialisasi masif PDI Perjuangan di tingkat bawah.

PDI Perjuangan barangkali tidak akan terlalu menyesali kekalahan calonnya MS Simbolon di pemilihan gubernur Sumatera Utara, dan Bali, jika dibandingkan dengan kemenangan kali ini di Jawa Tengah.
Paling tidak jika menghitung Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Sumatera Utara sekitar 10 juta pemilih, dan DPT di Bali sekitar 2,9 juta orang. Bandingkan dengan jumlah DPT di Jawa Tengah yang mencapai 47 juta pemilih.

Apakah PDI Perjuangan nanti akan mencari calon-calon gubernur berikutnya penggemar musik cadas?

Siapapun calon itu, semangat pembebasan dan perubahan yang ada pada musik rok harus tercermin pada kebijakan-kebijakan total dan menyeluruh setelah dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur.

"I want to break free
I want to break free
I want to break free from your lies
You're so self satisfied I don't need you
I've got to break free
God knows, God knows I want to break free"

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!