Rasudi

Tuan, datanglah dengan muka pulanglah dengan punggung. Itulah ksatria sejati!

Kamis, 17 Apr 2014 14:50 WIB

capres psikopat, kasus penculikan, prabowo bengis dan kejam, beda antara tegas dan kejam

Rasudi

Aku rasudi
Seperti raksasa sedang murka kusemprotkan sumpah serapah
Kubanting apa saja di muka
Citra harus berjaya
Penguasa bengis harus tegak berdiri.
Dan aku bangga.

Aku rasudi
Sodetan nadiku tertera jelas: NKRI
Tindakanku dalam operasi bukan pribadi tapi demi mertua dan istri
Aktivis itu teroris yang mengancam kursi
Mertua kujilat, aktivis kusikat, bukan pangkat yang kudapat tapi surat pecat
Dan aku merana.

Aku bangga, rasudi merana, rasudi gila. Persetan dengan kekejaman silam

Jakarta, 17 April 2014


Puisi Bengis

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Ombudsman Temukan Maladministrasi dalam Kasus Beras PT IBU

  • Amnesty Indonesia Desak DPR Kaji Ulang Pelibatan TNI di Papua
  • Penahanan Setnov Tak Pengaruhi Dukungan Golkar ke Jokowi
  • Aliansi Buruh Jabar Desak Gubernur Batalkan Penetapan Upah Minimum