Bersama IGRA, Bumi Masih Punya Harapan

Pesan tersirat yang muncul adalah bumi kita masih punya harapan.

Senin, 22 Des 2014 09:47 WIB

igra, swa, kbr, lingkungan, green radio

Siang nanti, kita akan sama-sama mengetahui siapa pemenang IGRA tahun ini. IGRA adalah singkatan dari Indonesia Green Region Award – perhelatan kelima tahun ini, kerjasama KBR dengan Majalah Swa.

IGRA adalah penghargaan pertama soal lingkungan yang diberikan media kepada pemerintah daerah yang punya kebijakan positif soal lingkungan. Mungkin terasa janggal, kenapa media mesti memberikan penghargaan lingkungan?

Bagi KBR, juga Majalah Swa, media pegang peranan penting dalam menjaga lingkungan, menjaga rumah kita bersama ini. Dari perspektif Swa yang adalah majalah bisnis, Pemerintah daerah yang punya kepedulian lingkungan bisa mendorong pelaku bisnis yang lebih paham lingkungan lagi. Dengan begitu, pembangunan tak melulu soal ekonomi, tapi juga menimbang aspek keberlanjutan lingkungannya.

Sementara bagi KBR, soal lingkungan bukan hal yang asing dalam keseharian. Sampai akhir tahun ini di Jakarta, pendengar bisa menyimak KBR lewat 89.2 FM Green Radio. Ini menjadi satu-satunya radio yang secara sadar memfokuskan diri pada isu lingkungan. Green Radio juga dikenal dengan program adopsi pohon untuk menghutankan lagi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Gunung Gede sempat botak di sana-sini karena pohon ditebang demi kebun sayur warga setempat, kini mulai segar menghijau lagi.

Dalam IGRA tahun ini, ada sejumlah kabupaten dan kota yang berkompetisi untuk kategori lingkungan hidup dan kehutanan. Para pemimpin daerah itu ditantang untuk menjabarkan kebijakan lingkungan yang mereka punya. Ini tak boleh sekadar omong kosong, karena harus dibuktikan lewat alokasi dana di APBD masing-masing, konsep serta kebijakan lingkungan yang diambil, partisipasi publik serta keberlanjutan program tersebut. Tidak banyak daerah yang dengan gagah berani menyambut tantangan ini. Dari yang sedikit itu ada Kabupaten Bojonegoro, Malang, Purbalingga, Banyuwangi dan Gresik, juga Kota Malang, Singkawang dan Langsa yang menerima tantangan IGRA. (Baca: Dicari: Kabupaten dan Kota Terhijau di Indonesia)

Dari daerah-daerah tersebut ada harapan dan inspirasi luar biasa yang muncul. Melihat daerah berlomba-lomba dengan kebijakan lingkungan mereka adalah sesuatu yang positif. Lebih positif lagi ketika melihat pemimpin daerahnya langsung yang menyampaikan gagasan mereka soal lingkungan. Indonesia kaya akan sumber daya alam sekaligus kaya akan berbagai bencana lingkungan – dan alam sudah memanggil kita.

Pesan tersirat yang muncul adalah bumi kita masih punya harapan. Media seperti KBR dan Swa menjadi katalis, dan kelak bakal mengawasi bagaimana daerah-daerah tersebut menjalankan agenda lingkungannya.

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Pecah Antrian, PT ASDP Merak Pisahkan Kendaraan Pemudik Dengan Kendaraan Niaga

  • Desa Sambirejo Timur Tolak Jenazah Pelaku Teror di Mapolda Sumatera Utara
  • Pengamat: Eks ISIS Harus Direhabilitasi Sebelum Kembali ke Masyarakat
  • Lima Hari Bertugas, Dokter Anestesi Ditemukan Meninggal Dunia

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?