Macet

Ketidakdisiplinan pengendara turut menyumbang kemacetan. Mulai dari saling serobot di bahu jalan, berhenti seenaknya, menggunakan mobil barang untuk mengangkut penumpang, sampai ugal-ugalan pengemudi.

Selasa, 19 Jun 2018 05:12 WIB

Antrean kendaraan arus balik lebaran di jalur selatan Lingkar Gentong, Tasikmalaya, Jawa Barat, mema

Antrean kendaraan arus balik lebaran di jalur selatan Lingkar Gentong, Tasikmalaya, Jawa Barat, memasuki H+3 (Foto: Antara/Adeng Bustomi).

Puncak arus balik diperkirakan terjadi dalam 1 atau 2 hari ini. Penyebabnya, kantor pemerintahan dan swasta pada Kamis sudah kembali mulai beraktifitas setelah cuti bersama. Jutaan orang dengan kendaraan bergerak bersama berbuah kepadatan lalu lintas. Ujungnya, macet di sejumlah jalur mudik, terutama di Jawa. 

Kemacetan beberapa hari ini juga mengular di sejumlah lokasi wisata. Di kawasan pantai Anyer, Banten misalnya, kemacetan belasan kilometer membuat butuh waktu hingga lebih 7 jam  untuk menempuh jalan sepanjang 20an kilometer. Butuh kesabaran ekstra untuk sekadar bergembira mengisi liburan di tempat wisata rakyat.

Selain tingginya jumlah  kendaraan, ketidakdisiplinan pengendara turut menyumbang terjadinya kemacetan. Mulai dari saling serobot di bahu jalan, berhenti seenaknya, menggunakan mobil barang untuk mengangkut penumpang, sampai ugal-ugalan saat mengemudi. Selain bisa membuat macet, perilaku semacam juga membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Pelebaran jalan, rekayasa  lalu lintas tak akan  berarti banyak mengatasi kemacetan bila tak diikuti disiplin berkendara. Petugas sepatutnya menindak tegas pengemudi yang seenaknya. Karena seperti virus penyakit, sikap semacam bisa menulari pengendara lain hingga berakibat kesemrawutan lalu lintas yang sulit diurai.

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Pemilihan umum 2019 memang masih satu tahun lagi. Namun hingar bingar mengenai pesta akbar demokrasi m ilik rakyat Indonesia ini sudah mulai terasa saat ini.