Donor darah. (Antara)

Donor darah. (Antara)

Bulan ini Palang Merah Indonesia PMI di berbagai daerah terus berusaha untuk menambah stok darah dengan menggiatkan kampanye donor darah. Apalagi, selama Ramadan kerap kali jumlah donor darah berkurang, sementara kebutuhan darah kian meningkat.

Di Bandung Jawa Barat, PMI memberikan layanan antarjemput donor darah selama 10 hari untuk memudahkan masyarakat menyumbangkan darahnya. Ini merupakan langkah positif, dan tiap daerah punya cara kreatif untuk mengamankan stok masing-masing.

Donor darah merupakan kegiatan sosial kemanusiaan yang sangat bermanfaat, namun belum menjadi kebiasaan di negara kita. 

Menyambut Hari Donor Darah Internasional yang jatuh pada 14 Juni hari ini, kita turut mendorong agar semakin banyak pihak berkepentingan untuk berbagi tetes darah. Lembaga pemerintah baik pusat maupun daerah harus berada di barisan terdepan untuk menggalang donor darah. 

Apalagi saat ini masih ada daerah yang belum memiliki unit transfusi darah atau infrastruktur yang tertata untuk membantu orang-orang yang membutuhkan bantuan darah, terutama golongan darah yang masuk kategori langka. Sampai kini masih banyak pemberitaan tentang warga yang meninggal karena tidak mendapat transfusi darah. 

Begitu juga perusahaan, institusi swasta juga harus merasa berkepentingan untuk membantu PMI menjaga persediaan darah kita mencukupi. 

WHO mentargetkan jumlah donor sebanyak dua persen dari penduduk suatu negara. Bagi Indonesia, itu berarti minimal mesti tersedia empat juta kantong darah per tahun. Tapi nyatanya, Indonesia termasuk masih rendah dilihat dari jumlah pendonor tetap yang saat ini tercatat baru lima orang per 1.000 penduduk atau 1,2 juta kantong darah per tahun. 

Darah segar menjadi kebutuhan semua orang. Tidak hanya bagi korban kecelakaan, tapi juga bagi ibu-ibu melahirkan, pasien penyakit demam berdarah, dan lain-lain. Tidak ada yang tahu kapan kita membutuhkannya.

Kita mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendonorkan darahnya tanpa pamrih, dan mendorong lebih banyak orang untuk donor darah. Karena donor darah bisa menyelamatkan orang lain. 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!