Cegah Bencana

Peringatan senada tahun lalu juga sudah disuarakan Badan Pekerja Kongres Sungai Indonesia. Mereka telah merekomendasikan perbaikan tata kelola sumber daya air, sungai dan kawasan.

Jumat, 23 Sep 2016 00:33 WIB

Jalan longsor

Jalan longsor di Tasikmalaya, Jawa Barat (foto: Antara)


Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menuding rusaknya daerah aliran sungai Cimanuk sebagai penyebab bencana banjir bandang di Garut, Jawa Barat. Kata BNPB, pinggiran sungai sudah banyak yang berubah fungsi sehingga terjadi pendangkalan. Akibatnya saat debit air meningkat drastis, langsung meluber ke daerah pinggiran sungai. Kebalikannya saat kemarau sungai cepat mengering. 

Penyebab serupa juga membuat banjir di Cilacap, Jawa Tengah.  Kata Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacapo di sejumlah pintu air muncul daratan akibat sedimentasi. Pendakalan juga muncul di lokasi-lokasi yang tadinya merupakan palung. Pendangkalan sungai mengakibatkan banjir di sejumlah kecamatan sudah hampir sepekan ini tak juga surut. Akibatnya ratusan orang terpaksa bertahan di pengungsian.

Jauh hari sejumlah organisasi sudah mengingatkan untuk mewaspadai pendangkalan sungai. Di antaranya Forum Jabar Selatan yang sudah 6 tahun lalu mengingatkan pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memperhatikan peralihan fungsi lahan. Daya dukung sungai Cimanuk turun lantaran di hulu terjadi perubahan fungsi besar-besaran. Dari menjadi permukiman sampai pergantian jenis tanaman. Semula tanaman di sana berbasis vegetasi lantas berubah menjadi tanaman sayur. Forum menuding perubahan itu mendapat restu perusahaan daerah.

Peringatan senada tahun lalu juga sudah disuarakan Badan Pekerja Kongres Sungai Indonesia. Mereka telah merekomendasikan perbaikan tata kelola sumber daya air, sungai dan kawasan. Caranya dengan bergandengan tangan dengan semua pemangku kepentingan terhadap sungai. Dari mulai pemerintah, masyarakat, organisasi lingkungan sampai perguruan tinggi. Sayangnya rekomendasi tak digubris, instansi terkait berjalan sendiri-sendiri.

Sepatutnya pemerintah segera belajar dari bencana banjir di Garut juga di daerah lain. Sejumlah rekomendasi selayaknya dikaji, lalu diterapkan segera. Mencegah jauh lebih baik - agar tak jatuh korban jiwa, agar tak ada lagi banjir yang membuat ribuan orang terpaksa  harus mengungsi. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.