Larangan Napi Korupsi

Catatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tahun lalu pejabat publik baik legislatif atau kepala daerah, berada di peringkat kedua terbanyak terjerat kasus.

Selasa, 03 Apr 2018 09:29 WIB

Ilustrasi: Tikus

Ilustrasi: Tikus

Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah menggagas aturan yang melarang narapidana kasus korupsi maju dalam bursa calon anggota legislatif. Ini jadi salah satu cara mencegah tindak korupsi oleh kepala daerah atau legislator. KPU ingin calon di Pilkada maupun Pileg kelak tidak ada yang terjerat kasus korupsi. 

Undang-undang terkait pencalonan memang tak memuat larangan napi kasus korupsi maju dalam pemilihan. Itu sebab pelarangan akan diatur dalam Peraturan KPU. Rencananya setelah itu akan dibawa ke rapat konsultasi. Usulan peraturan juga akan didiskusikan dengan berbagai organisasi.

Pemerintah, parlemen, juga partai sepatutnya mendukung gagasan ini. Tanpa bermaksud menghukum dua kali, mereka yang akan menjadi wakil rakyat akan lebih elok bila tak punya catatan buruk dihukum soal kasus korupsi. Sedari awal perlu dibuat saringan sehingga yang tampil adalah kader terbaik. Bukan petualang politik yang mudah menyalahgunakan jabatan untuk menguras duit negara.

Catatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tahun lalu pejabat publik baik legislatif atau kepala daerah, berada di peringkat kedua terbanyak terjerat kasus. Ini menunjukkan pentingnya sedari awal memastikan tak memberi peluang orang-orang semacam mereka tampil kembali di pemilihan. Ini demi memastikan kelak mereka yang terpilih menjunjung tinggi amanah yang diberikan publik. 

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Tanggal 23 Juli nanti kita akan merayakan Hari Anak Nasional. Peringatan ini diharapkan bisa menjadi pengingat bahwa masih banyak persoalan yang dihadapi anak Indonesia.