Tamu

Mereka yang pernah berhaji harus bertenggang rasa memberikan kesempatan pada warga lain. Atau kalaupun ingin beribadah ke tanah suci bisa melalui umroh atau menggunakan haji plus nonkuota.

Jumat, 13 Jan 2017 09:55 WIB

Presiden Jokowi tentang penambahan kuota haji

Presiden Jokowi menyampaikan keterangan pers terkait kuota haji di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (11/1) (foto: Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Kabar gembira bagi Anda yang ingin melaksanakan ibadah haji.Tahun ini Indonesia mendapat tambahan kuota hingga lebih 52 ribu. Ini terjadi karena ada persetujuan pengajuan tambahan sebanyak 10 ribu. Juga ada pengembalian kuota -  tahun lalu ini dikurangi 20 persen karena pembangunan fasilitas di Masjidil Haram.

Di negeri mayoritas muslim ini daftar tunggu untuk ibadah haji bisa mencapai puluhan tahun. Data di Kementerian Agama tahun lalu menunjukkan waktu tunggu bagi tamu Allah tercepat selama 9 tahun berada di Sulawesi Utara. Yang terlama di Sulawesi Selatan. Di sini warga yang ingin menunaikan ibadah haji mesti menunggu selama 23 tahun.

Kabar baik itu sepatutnya ditambah sejumlah kebijakan. Sudah waktunya kuota haji yang terbatas itu diprioritaskan bagi lanjut usia dan mereka yang sama sekali belum pernah berhaji. Mereka yang pernah berhaji harus bertenggang rasa memberikan kesempatan pada warga lain. Atau kalaupun ingin beribadah  ke tanah suci bisa melalui umroh atau menggunakan haji plus nonkuota.

Untuk yang berbau plus ini sebaiknya tetap waspada. Ini supaya tak mengulang kasus ratusan haji ilegal yang menggunakan paspor Filipina pada tahun lalu. Niat baik beribadah, tentu mesti dilakukan dengan cara yang baik pula.

Setelah kebijakan itu, lainnya yang harus diperbaiki adalah pelayanan. Ketua Komisi Agama DPR Ali Taher menyebut keimigrasian dan kesehatan yang sepatutnya dibenahi. Ini lantaran pada pelaksanaan ibadah haji tahun lalu lini ini sempat ricuh dan kekurangan petugas. Dia meminta 6 bulan sebelum keberangkatan, paspor dan juga visa sudah beres. Ini tentu agar persiapan bisa lebih baik dan para tamu Allah itu bisa beribadah dengan khusyuk. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.