Normalisasi Sungai Juwana Bantu Dongkrak Produksi Padi

Normalisasi Sungai Juwana, Pati, Jawa Tengah, menjadi prioritas Pemprov Jawa Tengah membantu petani meningkatkan hasil pertaniannya. Ini juga dilakukan untuk mengurangi bencana banjir yang menenggelamkan tanaman padi, dan mengakibatkan petani gagal panen.

Rabu, 06 Feb 2013 20:58 WIB

Sungai Juwana

KBR68H, Pati - Normalisasi Sungai Juwana, Pati, Jawa Tengah, menjadi prioritas Pemprov Jawa Tengah membantu petani meningkatkan hasil pertaniannya. Ini juga dilakukan untuk mengurangi bencana banjir yang menenggelamkan tanaman padi, dan mengakibatkan petani gagal panen.

Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo meminta agar normalisasi atau pengerukan alur Sungai Juwana, harus diselesaikan dengan baik. Sebab, di sepanjang aliran sungai yang membentang sepanjang 68 km dari Kudus hingga ke Juwana Pati, sebagian besar kanan kirinya lahan pertanian produktif.

Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo saat meninjau normalisasi Sungai Juwana berharap, normalisasi yang dibiayai melalui APBN berdampak positif bagi petani di wilayah Pati. Terutama dalam meningkatkan produksi pertaniannya, khususnya beras.

“Saya terima kasih kepada masyarakat, yang berada di bantaran sungai memang kurang menguntungkan dan harus pindah tempat. Saya matur nuwun (terima kasih, red) atas kesadarannya, sehingga Juwana terhindar dari banjir,” ucapnya.

Normalisasi Sungai Juwana, yang diharapkan mampu meningkatkan produksi pangan di Pati, kata Gubernur Bibit Waluyo. Hal itu juga secara otomatis akan membantu Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dalam merealisasi produksi 10juta ton padi pada 2014.

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Polisi Selidiki Penadah dan Penyuplai Hasil Pendulang Emas Ilegal di Freeport

  • Bappeda DKI: Anggaran Kunker DPRD Naik Karena Djarot
  • Presiden Minta Malaysia Impor Beras Dari Indonesia
  • Kejati Tahan 2 Tersangka Mark Up Alat Tangkap untuk Nelayan di Mandailing Natal

Guna mengembangkan dan mengapresiasi Organisasi Kepemudaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan "Pemilihan Organisasi Kepemudaan Berprestasi 2017"