Kasus TB di Indonesia Turun 10 Persen

KBR68H, Jakarta - Kementerian Kesehatan mengklaim angka penderita Tuberkulosis atau TB di Indonesia menurun hingga 10 persen. Jumlah penderita TB kini berada dalam kisaran 185 orang per 100.000 penduduk. Angka itu berkurang dibanding tahun 1990 dimana j

Senin, 24 Mar 2014 15:12 WIB

Kesehatan, Tuberkolusis, TB, menular, MDGs

KBR68H, Jakarta - Kementerian Kesehatan mengklaim angka penderita Tuberkulosis atau TB di Indonesia menurun hingga 10 persen.

Jumlah penderita TB kini berada dalam kisaran 185 orang per 100.000 penduduk. Angka itu berkurang dibanding tahun 1990 dimana jumlah penderita TB mencapai 206 per 100.000 penduduk.

Meski menurun, kasus TB masih sering dijumpai di Indonesia.

Direktur Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan Tjandra Yoga Aditama mengatakan, angka pertambahan kasus Tuberkulosis saat ini masih cukup besar dan masih banyak penderita yang belum sembuh.

"Target MDGs yang tercapai 2015, itu sebagian besar sudah tercapai pada saat ini. Angka kematian yang seharusnya turun 50 persen, saat ini sudah turun lebih dari 50 persen. Sementara insiden juga sudah menurun, dan prevalensi juga sudah menurun hampir 50 persen. Tetapi walaupun prosentasenya turun, karena jumlah totalnya masih besar maka kita masih menjumpai banyak kasus di masyarakat," ujar Tjandra saat dihubungi KBR68H.

Direktur Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan Tjandra Yoga Aditama menambahkan, penurunan angka ini dapat membantu Indonesia mencapai target MDGs.

Hari ini, 24 Maret, diperingati sebagai Hari Tuberkulosis Sedunia. Untuk mengurangi tingginya angka TBC di Indonesia, Kementerian Kesehatan mengklaim sudah menyediakan program-program pengobatan gratis untuk TBC seperti DOTs atau Directly Observed Treatment Short-course.


Data Kemenkes menyebutkan ancaman penyakit menular pernafasan atau dikenal dengan Tuberkulosis (TB) di Indonesia saat ini berjumlah 400 ribu kasus baru setiap tahunnya dengan angka kematian sebesar 61 ribu orang akibat terserang TB.

TB adalah pembunuh nomor satu diantara penyakit menular dan merupakan peringkat tiga dalam daftar 10 penyakit pembunuh tertinggi di Indonesia menurut Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) 2004.

Untuk usia 5 tahun keatas, TB merupakan penyebab kematian nomor empat di perkotaan setelah stroke, diabetes dan hipertensi serta nomor dua di pedesaan setelah stroke (Riset Kesehatan Dasar 2007).

Saat ini jumlah penderita TB di Indonesia menempati peringkat empat terbanyak di seluruh dunia. Indonesia peringkat empat terbanyak untuk penderita TB setelah China, India, dan Afrika Selatan.

Editor: Agus Luqman

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Indonesia masih menghadapi masalah jumlah penduduk yang besar dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi. Pertambahan jumlah penduduk tidak seimbang dengan pertumbuhan kesempatan kerja.