Tolak Pabrik Semen, Ratusan Petani Kendeng Lanjutkan Aksi Jalan Kaki

"Sebagai lembaga milik negara harus patuh hukum. Layaknya kami tirakat, kami mewakili warga Indonesia,"

Selasa, 06 Des 2016 14:37 WIB

Ratusan petani aksi kendeng jalan kaki hendak temui Gubernur Ganjar Pranowo untuk mencabut izin pabrik semen. (Foto: Agus Pambudi)

KBR, Pati- Rombongan petani dari Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK)  melanjutkan perjalanan jalan kaki ke Semarang untuk menemui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Sebelumnya mereka   beristirahat beberapa saat di Pendopo Kabupaten Pati. 

Massa JMPPK melakukan aksi jalan kaki tersebut, dari Desa Tegaldowo Kecamatan Gunem Kabupaten Rembang. Massa dari JMPPK Pati kemudian  turut bergabung saat massa JMPPK Rembang melintas di Alun-alun Simpang Lima Pati.

Koordinator JMPPK Rembang, Joko Prianto mengungkapkan, long march sebagai aksi tirakat (keprihatinan) itu, untuk memberi dorongan moril kepada Gubernur Jawa Tengah, untuk mengeksekusi putusan MA yang membatalkan SK Gubernur Jawa Tengah 2012 tentang izin penambangan PT Semen Gresik  di Rembang.

“Ingin meminta Gubernur agar mencabut dan memberi dukungan kepada Gubernur agar kuat,”  kata Joko Prianto.

Koordinator aksi long march, yang juga Koordinator JMPPK Pati, Gunretno mengatakan, keterlibatan ratusan warga kendeng dengan tirakat long march itu, karena prihatin dengan belum adanya upaya eksekusi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas putusan MA yang dijatuhkan pada 5 Oktober 2016 lalu.

“Yang sudah diputus oleh MA dan putusannya jelas ada, kok pabrik semen (BUMN) seharusnya memberi contoh. Sebagai lembaga milik negara harus patuh hukum. Layaknya kami tirakat, kami mewakili warga Indonesia, agar tahu bagaimana kedepan Indonesia harus bermartabat dengan cara-cara yang baik,” tutur Gunretno, Selasa (06/12).

Sebelumnya melalui keputusan Peninjauan Kembali tertanggal 5 Oktober 2016, Mahkamah Agung mewajibkan kepada tergugat Gubernur Jawa Tengah untuk mencabut Surat Keputusan Nomor 660.1/17 Tahun 2012, tanggal 7 Juni 2012, tentang Izin Lingkungan Kegiatan Penambangan oleh PT Semen Gresik (Persero) Tbk, di Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah.

Editor: Rony Sitanggang 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Ini Hasil Rapat Bamus DPR soal Perppu Ormas

  • Tim Arkeolog Sumba Berupaya Cetak Kerangka Situs 2800 Tahun
  • LN: Amerika Terapkan Sanksi Baru bagi Pendukung Korea Utara
  • OR: Di Tengah Ketakpastian Draxler Didekati Sejumlah Klub

Indonesia baru merayakan dirgahayu yang ke-72. Ada banyak harapan membuncah untuk generasi penerus yang bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.