TNI AU Beli Helikopter AW-101, Panglima TNI Siap Beri Sanksi

"Saya sedang mengirimkan tim investigasi mengapa itu bisa terjadi."

Rabu, 28 Des 2016 18:27 WIB

Helikopter AW 101 (Foto: setkab.go.id)


KBR, Jakarta- TNI menginvestigasi internal terkait pembelian helikopter AW-101 oleh unit Angkatan Udara. Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengatakan, akan memberikan sanksi kepada anak buahnya yang membeli helikopter tersebut. Sebab, presiden sudah memerintahkan membatalkan pembelian itu sejak 2015 lalu.

"Yang jelas saya sudah membuat surat untuk pembatalan kontrak. Saya sedang mengirimkan tim investigasi mengapa itu bisa terjadi. Tergantung hasil tim investigasi nanti," ujar Gatot di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Rabu (28/12).

Presiden Jokowi sudah meminta membatalkan pembelian helikopter khusus Presiden buatan perusahaan di Roma, Agusta Westland. Alasannya, harga yang dipatok di angka 55 juta dollar AS atau Rp 761 miliar itu dinilai terlalu mahal.

Namun akhir Juli 2016, TNI AU kembali mengajukan pembelian satu buah  helikopter AW101 kepada Kementerian Pertahanan. Pengajuan itu ditolak oleh Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) karena dianggap melanggar undang-undang.

Editor: Dimas Rizky 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Polisi Sudah Tunjuk Penyidik untuk Periksa Novel di Singapura

  • Koalisi Peduli KPK Sebut Penyerangan Air Keras Terhadap Novel Libatkan Petinggi Polri
  • Puncak Macet, 31.325 Kendaraan Keluar Tol Bogor
  • Kawanan Bersenjata Tembaki Konvoi PBB

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?