TIM SAR Temukan Serpihan Pesawat Polri M-28 Skytruck

"Contoh DNA dari keluarga korban sudah diambil, tinggal dicocokkan,"

Selasa, 06 Des 2016 13:10 WIB

Anggota kepolisian Kepri mengangkat kantong jenazah yang berisikan barang-barang yang diduga milik korban jatuhnya pesawat M28 Skytruck di Batam, Kepulauan Riau, Minggu (4/12). (Editor: Rony Sitang

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Jakarta- Tim pencari gabungan menemukan beberapa bagian pesawat Polri M-28 Skytruck P-4201 yang jatuh di pulau Senayang dan perairan Kepulauan Lingga. Juru bicara Polri, Martinus Sitompul mengatakan, tim gabungan dari Polri, Basarnas dan TNI Angkatan Laut terus berupaya mencari 13 korban yang hilang.

"Telah ditemukan satu adanya potongan badan pesawat, kemudian tangga pesawat, dan ketiga beberapa kabel dan peralatan yang ada di pesawat," kata Martinus di Mabes Polri, Selasa (06/12/16).

Martinus menambahkan, tim pencari juga menemukan beberapa bagian jenazah korban. Namun hingga saat ini belum bisa diidentifikasi itu jenazah siapa.

"Contoh DNA dari keluarga korban sudah diambil, tinggal dicocokkan," ujar Martinus.


Pesawat milik Polri dilaporkan hilang kontak akhirnya ditemukan jatuh di perairan Dabo Singkep, Sabtu (03/12/16). Pesawat itu terbang dari Pangkal Pinang menuju Batam dengan membawa lima kru dan delapan penumpang. Pesawat berangkat dari Pangkal Pinang pukul 09.24 WIB dan hilang kontak pukul 10.15 WIB di wilayah Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau.

Editor: Rony Sitanggang 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Wiranto Batalkan Wacana Pj Gubernur dari Polisi

  • PPATK: Politik Uang Rawan sejak Kampanye hingga Pengesahan Suara
  • Hampir 30 Ribu Warga Kabupaten Bandung Mengungsi Akibat Banjir
  • Persiapan Pemilu, Polisi Malaysia Dilarang Cuti 3 Bulan Ini

Pada 2018 Yayasan Pantau memberikan penghargaan ini kepada Pemimpin Redaksi Kantor Berita Radio (KBR) Citra Dyah Prastuti, untuk keberaniannya mengarahkan liputan tentang demokrasi dan toleransi.