RSUD Pidie Jaya Rusak Kena Gempa, Pasien Dirawat di Halaman

"Di poliklinik RSUD, UGD tidak bisa digunakan sementara. Jadi pasien yang kita rawat kita evakuasi ke luar. Ke halaman," kata Said Abdullah.

Rabu, 07 Des 2016 10:25 WIB

Pusat gempa yang terjadi Rabu (7/12/2016) pagi. (Foto: BMKG)


KBR, Jakarta - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh turut terdampak mengalami kerusakan pasca gempa menguncang sebagian wilayah di Aceh.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie Jaya Said Abdullah mengatakan gedung RSUD Pidie Jaya tidak bisa difungsikan karena mengalami kerusakan. Jika dipaksakan dipakai bisa membahayakan orang yang ada di dalamnya.

"Sementara RSUD Pidie Jaya hanya bisa menangani pertolongan korban gempa di halaman, karena gedung rumah sakit tidak bisa difungsikan. Di poliklinik RSUD, UGD tidak bisa digunakan sementara. Jadi pasien yang kita rawat kita evakuasi ke luar. Ke halaman," kata Said Abdullah kepada KBR, Rabu (7/12/2016).

Said Abdullah mengatakan sebagian besar peralatan medis masih bisa digunakan, termasuk obat-obatan juga masih bisa digunakan.

"Obat-obatan tidak ada yang rusak, masih bisa kita gunakan. Untung RSUD masih satu kompleks dengan Dinas Kesehatan. Jadi kebutuhan rumah sakit masih bisa diambilkan dari Dinas Kesehatan," kata Said Abdullah.

Said menambahkan, dengan kondisi darurat saat ini sebenarnya RSUD Pidie Jaya sudah tidak bisa menampung pasien lagi.

"Pasien yang memang harus kami rujuk langsung kami rujuk ke RS Bernun di Pidie, dan RS Tengku Cik di Tiro, Sigli dan ke Bireuen. Jalan ke Pidie, Sigli atau Bireun aman, bisa tertanggulangi. Cuma saat ini kami sedang minta bantu mobil ambulan dari Pidie dan Bireuen," tambah Said Abdullah.

Gempa kuat mengguncang sejumlah kawasan di sebelah barat Provinsi Ace, sekitar pukul 5 pagi tadi. Gempa berkekuatan 6,5 Skala Richter dan besaran magnitud gempa VI MMI.

Pusat gempa berjarak sekitar 100 kilometer arah tenggara Kota Banda Aceh dengan kedalaman 15 kilometer atau gempa dangkal. Gempa yang dirasakan sangat kuat itu berdurasi 15 detik dan menimbulkan dampak kerusakan seperti retak dinding dan atap rumah bergeser.

BMKG menegaskan gempa itu tidak memicu tsunami.

Baca: Gempa Pidie Jaya, Dinkes Evakuasi 21 Korban Tewas, Sebagian Anak-anak  
 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.