Puluhan Pelaku Sweeping Resto di Solo Jadi Buron, Polisi Kejar Hingga ke Persembunyian

"Kami dari Direksrimum Polda Jateng meminta mereka yang ikut dalam aksi pengrusakan untuk menyerahkan diri. Kami tunggu di Polda Jateng. Kami sudah mendapat daftar namanya," kata Nanang Haryono.

Selasa, 27 Des 2016 12:32 WIB

Aparat Polda Jawa Tengah mengawal kendaraan yang membawa tiga orang tersangka pelaku sweeping dan penyerangan restoran di Solo Jawa Tengah, Selasa (27/12/2016). Tiga orang itu diduga terlibat penyeran


KBR, Solo - Kepolisian Jawa Tengah kembali menangkap beberapa warga Solo yang terlibat aksi sweeping atau razia dan diwarnai perusakan restoran dan tempat hiburan di Solo, Jawa Tengah.

Juru bicara Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Nanang Haryono mengatakan ada tiga orang yang ditangkap di sejumlah lokasi di Kartasura, Sukoharjo. Sementara itu, sekitar 20 terduga pelaku perusakan lainnya masih buron.

"Kita kejar terus mereka. Yang tiga orang ini baru kita tangkap. Pelarian mereka luar biasa, keluar masuk Solo. Kita mencari lokasi persembunyian mereka. Kita tangkap di Kartasura, Sukoharjo, sejak subuh tadi. Mereka berada di lokasi berbeda. Kita dapat bukti lengkap. Mereka merusak, menganiaya, merampas, dan kita dalami dalam pemeriksaan," kata Nanang Haryono di Solo, Selasa (27/12/2016).

Baca juga:


"Kelompok itu masih banyak yang belum tertangkap, maka kami dari Direksrimum Polda Jateng meminta mereka yang ikut dalam aksi pengrusakan itu untuk menyerahkan diri. Kami tunggu di Polda Jateng. Kami sudah mendapat daftar namanya. Data kami di lapangan, jumlah mereka lebih dari yang disampaikan Kapolda Jateng. Lebih dari 20 orang," sambung Nanang.
 
Setelah menangkap tiga orang dan menggeledah rumah mereka di Kartasura, polisi membawa tiga orang itu ke Polresta Solo, dan selanjutnya dibawa ke Polda Jawa Tengah di Semarang dengan kawalan ketat. Puluhan anggota polisi bersenjata lengkap mengawal ketat sejumlah mobil yang membawa ketiga orang yang ditangkap ini.

Ketiga warga Solo yang ditangkap tersebut berinisial EW, K, dan L. Penangkapan ini menambah daftar panjang pelaku kelompok ormas pelaku perusakan di sebuah restoran dan tempat hiburan malam di Solo.

Baca juga:


Sebelumnya, lima pimpinan ormas Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) ditangkap terkait kasus tersebut. Disusul kemudian tiga orang lagi ditangkap oleh Polda Jawa Tengah. Dengan tambahan tiga lagi yang ditangkap hari ini, sudah ada 11 orang ditangkap polisi.

Kapolda Jawa tengah menyebutkan ada sekitar 20 orang yang terlibat dalam aksi anarkis tersebut dan yang ditangkap belum ada separuhnya.

Baca: Sweeping Cafe, Kepolisian Buru Belasan Anggota Laskar Umat Islam Surakarta    

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!