Kapolri Tito Karnavian. (Foto: ANTARA)


KBR, Jakarta - Kepolisian kembali menangkap pelaku perusakan dan penganiayaan di restoran Resto & Lounge Social Kitchen di daerah Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.

Kapolri Tito Karnavian mengatakan dua orang ditangkap pada Rabu (21/12/2016) malam. Dengan penangkapan dua orang itu, kini total ada tujuh orang yang ditangkap dalam kasus penyerangan itu. Lima orang sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Di Solo semalam ditangkap lagi dua pelaku, jadi semua total ada tujuh. Saya sudah perintahkan Kapolda Jawa Tengah untuk mengembangkan terus. Karena lebih kurang ada 50 orang yang masuk ke Social Kitchen Restoran, itu yang melakukan perusakan," kata Tito di Kawasan Monumen Nasional, Kamis (22/12/16).

Baca juga:


Pelaku sweeping dan perusakan di Resto & Lounge Social Kitchen diduga dilakukan oleh puluhan orang dari kelompok Laskar Umat Islam Solo (LUIS).

Tito memerintahkan jajarannya di Kepolisian Jawa Tengah untuk menangkap para pelaku perusakan dan penganiayaan lainnya untuk menimbulkan efek jera.

"Saya minta sebanyak mungkin lakukan penangkapan kepada mereka untuk memberi deterrent effect (efek jera)," kata Tito.

Pekan lalu pada Minggu (18/12/16) dini hari, sekelompok orang melakukan aksi sweeping atau razia disertai perusakan di Resto & Lounge Social Kitchen, Solo. Puluhan orang dari kelompok mengatasnamakan Laskar Umat Islam Solo (LUIS) itu datang mengendarai sepeda motor.

Mereka langsung masuk restoran, merusak barang-barang dan memukuli sejumlah pengunjung. Beberapa pengunjung restoran bahkan sempat dibawa ke rumah sakit.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!