Polisi Tangkap Lagi Pelaku Penyerangan Restoran Solo, Kapolri: Tangkap Sebanyak Mungkin!

Dengan penangkapan dua orang itu, kini total ada tujuh orang yang ditangkap dalam kasus penyerangan itu. Lima orang sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Kamis, 22 Des 2016 11:50 WIB

Kapolri Tito Karnavian. (Foto: ANTARA)


KBR, Jakarta - Kepolisian kembali menangkap pelaku perusakan dan penganiayaan di restoran Resto & Lounge Social Kitchen di daerah Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.

Kapolri Tito Karnavian mengatakan dua orang ditangkap pada Rabu (21/12/2016) malam. Dengan penangkapan dua orang itu, kini total ada tujuh orang yang ditangkap dalam kasus penyerangan itu. Lima orang sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Di Solo semalam ditangkap lagi dua pelaku, jadi semua total ada tujuh. Saya sudah perintahkan Kapolda Jawa Tengah untuk mengembangkan terus. Karena lebih kurang ada 50 orang yang masuk ke Social Kitchen Restoran, itu yang melakukan perusakan," kata Tito di Kawasan Monumen Nasional, Kamis (22/12/16).

Baca juga:


Pelaku sweeping dan perusakan di Resto & Lounge Social Kitchen diduga dilakukan oleh puluhan orang dari kelompok Laskar Umat Islam Solo (LUIS).

Tito memerintahkan jajarannya di Kepolisian Jawa Tengah untuk menangkap para pelaku perusakan dan penganiayaan lainnya untuk menimbulkan efek jera.

"Saya minta sebanyak mungkin lakukan penangkapan kepada mereka untuk memberi deterrent effect (efek jera)," kata Tito.

Pekan lalu pada Minggu (18/12/16) dini hari, sekelompok orang melakukan aksi sweeping atau razia disertai perusakan di Resto & Lounge Social Kitchen, Solo. Puluhan orang dari kelompok mengatasnamakan Laskar Umat Islam Solo (LUIS) itu datang mengendarai sepeda motor.

Mereka langsung masuk restoran, merusak barang-barang dan memukuli sejumlah pengunjung. Beberapa pengunjung restoran bahkan sempat dibawa ke rumah sakit.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.