Densus Temukan Lokasi Penyimpanan Bahan Pembuat Bom Kelompok Setu Tangsel

"Tempat itu sudah lebih lama, sekitar 2-3 bulan sudah ditempati oleh mereka. Jadi kemarin ada tiga TKP, yang pertama tempat penangkapan Adam, TKP kedua di bahan peledak yang siap ledak itu"

Kamis, 22 Des 2016 14:58 WIB

Petugas bersiap mengidentifikasi tiga jenazah terduga teroris di RS Bhayangkara R Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta, Rabu (21/12). (Foto: Antara)


KBR, Jakarta- Densus 88 Antiteror menemukan bahan-bahan untuk membuat bom di rumah kontrakan di Rawa Mekar Jaya, Tangerang Selatan, Banten. Juru bicara Polri, Martinus Sitompul mengatakan, kontrakan tersebut disewa atas nama terduga teroris Adam Noor Syam yang ditangkap di Jalan Raya Serpong kemarin.

Densus 88 melakukan penggeledahan di rumah kontrakan di Rawa Mekar Jaya tadi malam, Rabu (21/12/16). Martinus mengatakan, saat penggerebekan tidak ada orang yang menempati kontrakan tersebut.

"Tempat itu sudah lebih lama, sekitar 2-3 bulan sudah ditempati oleh mereka. Jadi kemarin ada tiga TKP, yang pertama tempat penangkapan Adam, TKP kedua di bahan peledak yang siap ledak itu, ketiga yang di Mekar Jaya adalah berisi bahan-bahan yang dipasok, kemudian dirangkai di tempat kedua itu," kata Martinus di Mabes Polri, Kamis (22/12/16).

Martinus mengatakan, keempat terduga teroris yang ditangkap dan digerebek di Tangerang Selatan kemarin berpindah-pindah tempat agar tidak mudah dideteksi. Terakhir mereka tinggal di rumah kontrakan Rawa Mekar Jaya dan di Puri Serpong 2.  Jarak kedua tempat ini sekitar 10 kilometer.

"Itu penyamaran mereka untuk mengelabui orang-orang sekitar," ujar Martinus.

Kemarin, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror melakukan penggerebekan terhadap tiga terduga teroris di rumah kontrakan di Puri Serpong 2, Babakan, Setu, Tangerang Selatan. Namun ketiganya tewas tertembak karena melakukan perlawanan terhadap petugas.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas di lapangan menemukan tiga tas ransel yang berisi bom aktif. Kemudian, ada pipa paralon dan dua ransel berisi bahan perakit bom.

Sebelum penggerebekan, Densus 88 menangkap terlebih dahulu terduga teroris Adam Noor Syam di Jalan Raya Serpong yang tak jauh dari lokasi. Ini merupakan pengembangan dari penemuan bom dan penangkapan kelompok teroris pimpinan Muhammad Nur Solihin di Bekasi.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Disebut Dukung HTI, Menpora Segera Panggil Adhyaksa

  • Diprotes Imvestor, Presiden Sentil 2 Menteri
  • KPPU: 5 Perusaah Atur Tata Niaga Beras di Sejumlah Provinsi
  • Indonesia Gandeng Azerbaijan Buat Pusat Pelayanan Terpadu

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.