OTT di Jambi, KPK Tangkap 10 Orang dan Sita Uang 1 M

KPK menangkap sedikitnya 10 orang dari unsur DPRD, Pejabat Pemprov Jambi dan swasta

Selasa, 28 Nov 2017 22:39 WIB

Ilustrasi: KPK menunjukkan bukti uang dalam operasi tangkap tangan di Banjarmasin. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan   di Provinsi Jambi. Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, sedikitnya 10 orang dari unsur anggota DPRD, Pejabat Pemerintah Provinsi Jambi dan   swasta ditangkap dalam operasi tangkap tangan tersebut.

Kata dia, operasi tangkap tangan dilakukan di Jakarta dan Jambi. Hingga saat ini tim penyidik KPK masih   tersebar di beberapa tempat.

"Tadi siang dan sore sampai dengan malam ini ada kegiatan tim di bidang penindakan yang dilakukan di dua daerah, pertama di Jambi dan juga di Jakarta. Dari kegiatan tim di bidang penindakan tersebut kami menangkap sejumlah orang, informasinya sekitar 10 orang. Di Jakarta ada tiga orang dan di Jambi tujuh orang," ucapnya kepada wartawan di kantor KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (28/17).

Kata dia, uang sekitar satu miliar lebih juga disita dalam operasi tangkap ini sebagai barang bukti.

Menurut dia, ada praktek pemberian dan penerimaan yang melibatkan penyelenggara negara dan swasta terkait dengan pembahasan dan proses APBD 2018 di Jambi. Febri masih enggan menjelaskan lebih rinci lagi soal proyek dan untuk apa uang tersebut diberikan.

"Tim sebagian masih di Polda Jambi, tentu tim terlebih dahulu harus melakukan proses-proses awal. Untuk mereka yang ditangkap di Jakarta sudah dibawa di kantor KPK," ucapnya.

Dia menambahkan, KPK memiliki waktu 1 kali 24 jam untuk menetapkan status  orang yang ditangkap tersebut.

Editor: Rony Sitanggang 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Ombudsman Sebut Ada Indikasi Maladministrasi Dalam Kecelakaan Kerja Konstruksi

  • KPU Tegaskan Akan Berikan Sanksi Bagi Parpol yang Pakai Gambar Presiden
  • Petani Garam Jatim Akan Layangkan Surat Protes ke Jokowi

Di Indonesia jumlah penduduknya adalah 250 juta penduduk dengan investor atau investasi di pasar modal adalah 1 juta orang saja yang berinvestasi.