Ada Info Dua Sketsa Pelaku Penyerang Novel Baswedan? Kapolda Minta Hubungi 081398844474

"Yang pertama (foto pria rambut pendek kulit gelap) kita ketahui dari saksi S, kedua (foto pria rambut panjang kulit putih) dari Saksi SN,"

Jumat, 24 Nov 2017 15:29 WIB

Kapolda Metro Jaya, Idham Aziz menunjukkan 2 sketsa baru pelaku penyerangan Novel Baswedan. (Foto: KBR/Ade I.)

KBR, Jakarta- Kepolisian Jakarta merilis dua buah sketsa wajah orang yang diduga pelaku  penyiraman air keras kepada Penyidik Senior KPK Novel Baswedan. Kapolda Metro Jaya, Idham Aziz memastikan dua sketsa tersebut sudah 90 persen mirip dengan wajah asli pelaku berdasarkan keterangan saksi dan penyelidikan CCTV di tempat kejadian penyiraman.

Hanya saja kata dia, penyidik belum memiliki identitas lengkap soal siapa dua orang yang digambar sketsanya tersebut.

"Di dalam proses perjalanan penyelidikan ini, sudah 66 saksi yang kita periksa. Kemudian dari beberapa saksi yang kita lakukan sejak dua tiga bulan belakangan ini, lalu mengerucutlah pada dua orang yang diduga sebagai pelaku penyiraman terhadap korban. Mungkin saya ingin memberikan gambaran rekan-rekan, yang pertama (foto pria rambut pendek kulit gelap) kita ketahui dari saksi S, kedua (foto pria rambut panjang kulit putih) dari Saksi SN," ujarnya kepada wartawan di Kantor KPK, Kuningan, Jakarta.

Dia berharap masyarakat bisa membantu menemukan atau setidaknya memberikan informasi soal indentitas dua orang tersebut dengan merilis dan menyebarkan sketsa wajah tersebut. Kata dia, Polda Metro membuka  sambungan  khusus bagi masyarakat yang mengetahui informasi apapun terkait wajah tersebut.

Masyarakat bisa menghubungi nomor telepon 081398844474 dengan layanan 24 jam dan dengan operator khusus.

"Untuk bisa memberikan informasi jajaran Polda Metro Jaya ataupun teman-teman dari KPK. Kalo memang ada yang bisa memberikan informasi," ucapnya.

Dia menambahkan  untuk menuntaskan kasus ini telah melibatkan 167 penyidik yang berasal dari Polres, Polda dan Mabes Polri. Khusus untuk penyidik dari Polda, dia tidak memberikan tugas penyidikan lain dan hanya memokuskan dalam perkara ini.

"Untuk menunjukan keseriusan ini saya tidak menugaskan para penyidik ini di tempat tugas di tempat yang lain. Tetapi mereka hanya fokus untuk menangani penyelidikan masalah Novel Baswedan," tambahnya.


Editor: Rony Sitanggang 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh

KKP Gagal Capai Target Ekspor Ikan

  • HRW Usulkan 4 Isu Jadi Prioritas Dialog Jakarta Papua
  • Terduga TBC di Medan Capai Seribu Orang
  • Dalai Lama Luncurkan Aplikasi

Kemiskinan, konflik senjata, norma budaya, teknologi komunikasi modern, kesenjangan pendidikan, dan lain-lain. Kondisi-kondisi ini membuat anak rentan dieksploitasi