Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto bersama Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie, usai pertemuan DPP Golkar di Bakrie Tower, Senin (28/11/2016). (Foto: ANTARA)


KBR, Jakarta - Pencopotan Ade Komaruddin dari posisi Ketua DPR akan segera ditetapkan di rapat paripurna DPR, Rabu sore ini. Partai Golkar bakal mengembalikan Ketua Umumnya Setya Novanto ke kursi Ketua DPR, menggantikan Ade Komaruddin.

Ade dan DPP Partai Golkar sempat berbeda pendapat soal waktu pelaksanaan paripurna. Ade meminta waktu sampai hari Kamis dengan alasan pengobatan. Namun rapat Badan Musyawarah DPR akhirnya memutuskan tetap menggelar paripurna Rabu (30/11) pukul 15.00 WIB.

Baca: Fraksi Golkar Sepakat Setya Novanto Ketua DPR (Lagi)    

Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan proses penggantian ketua DPR di rapat paripurna tidak akan terpengaruh, umpamanya Ade Komaruddin tidak hadir dalam sidang nanti.  

"Kita kan sama-sama tahu Pak Ade Komaruddin sudah menyampaikan juga sikap kemarin, yang kami juga temani. Dan saya kira ini satu sikap yang menunjukkan jiwa besar dari Pak Ade Komaruddin, yang sama-sama kita dengar kemarin. Menerima keputusan dari fraksi dan dari partainya dengan ikhlas. Dan siap ikut memenuhi prosesur dari mekanisme yang ada. Saya kira itu substansinya sudah jelas, tidak ada perdebatan," kata Fadli pada Selasa (29/11/2016) malam.

Baca juga:


Fadli Zon mengatakan keputusan rapat paripurna penggantian ketua DPR hari Rabu ini disepakati seluruh fraksi di Badan Musyawarah DPR. Fadli tidak mau memperkirakan kemungkinan adanya dinamika atau perkembangan lain di paripurna nanti.

Berdasarkan keputusan rapat Bamus, rapat paripurna Rabu ini akan meminta persetujuan dari anggota DPR atas surat dari Fraksi Golkar terkait penggantian ketua DPR, sekaligus persetujuan terhadap penetapan penggantian.

Rapat Bamus berlangsung Selasa malam hingga dinihari. Sekretaris fraksi PAN Yandri Susanto menyebut sempat ada perdebatan mengenai waktu pelaksanaan paripurna.

Golkar disebut paling keras mendorong agar paripurna segera dilaksanakan Rabu. Namun beberapa partai seperti PDIP, Nasdem, dan PKB meminta agar paripurna dilaksanakan Jumat dengan alasan fraksi perlu berdiskusi lebih lanjut.

Meski begitu, akhirnya disepakati rapat dilangsungkan Rabu sore ini untuk memberi kesempatan bagi fraksi-fraksi menyebarkan keputusan ini kepada seluruh anggotanya.

Baca: Usai Digusur dari Ketua DPR, Ade Komarudin Bakal Disidang MKD   

Editor: Agus Luqman 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!