Presiden Joko Widodo. Foto: Antara


KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo memerintahkan Kapolri Tito Karnavian untuk mengusut tuntas peristiwa ledakan bom molotov di depan Gereja Oikumene, Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Lo Janan Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Kata dia, penegakan hukum harus langsung dilakukan terkait peristiwa tersebut.


"Saya sudah perintahkan Kapolri untuk segera ditangani dan dilakukan sebuah penegakan hukum yang tegas, mengusut secara tuntas pelaku," kata Jokowi usai menghadiri acara Rapimnas Partai Amanat Nasional, di Hotel Bidakara, Jakarta.

Jokowi mengaku sudah mendapat laporan lengkap terkait masalah tersebut tidak lama setelah peristiwa tersebut. Dia menyayangkan atas terjadinya peristiwa peledakan yang mengganggu prosesnya ibadah di gereja tersebut.

"Ya tadi saya sudah mendapat laporan dari Kapolri," ucapnya.

Sebelumnya, empat anak-anak menjadi korban ledakan bom molotov di depan Gereja Oikumene, Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Lo Janan Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

Juru bicara  Polda Kaltim, Fajar Setiawan mengatakan,  bom itu dilemparkan seorang pria sekitar pukul 10.10 Wita. Saat itu, para jemaah sedang beribadah. Saat ini keempat korban sudah ditangani pihak medis.

Fajar Setiawan menambahkan pelaku sudah ditangkap dan sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polresta Samarinda. Polisi masih mendalami motif dan keterlibatan orang lain dalam pengeboman itu.

Baca: Polisi: Pelaku Bom Molotov Samarinda Bekas Napi Teroris

Berikut kronologi ledakan bom molotov yang disampaikan Divisi Humas Polri dalam akun Facebook resmi tersebut:

1. Sekitar pukul 10.00 WITA, jemaah yang  selesai melaksanakan kegiatan ibadah keluar melalui pintu depan menuju ke parkiran. Tiba-tiba datang orang yang tidak dikenal melemparkan sesuatu yang diduga mengunakan jenis bom molotov.

2. Sekitar pukul 10.15 WITA, pelaku yang melempar bom jenis molotov tadi melarikan diri ke arah depan dan melompat ke sungai mahakam , warga melihat kejadian tersebut berusaha mengejar pelaku dan akhirnya pelaku ditangkap oleh warga dan diserahkan ke pihak kepolisian polsek samarinda seberang.

3. Keempat korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Muis Samarinda.


Editor: Sasmito

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!