Densus 88 Tangkap Kelompok Rio di Banten

Abu Syifa membantu tersangka teroris, Rio Priatna Wibowo yang ditangkap di Majalengka, Jawa Barat dalam membuat laboratorium bahan peledak.

Minggu, 27 Nov 2016 13:54 WIB

Polisi menunjukkan foto tersangka teroris Majalengka di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (25/11). Foto: Antara

KBR, Jakarta- Densus 88 Antiteror Polri menangkap tersangka teroris bernama Saiful Bahri alias Abu Syifa pada Minggu (27/11) pukul 10.00 di Desa Serang, Baros, Banten. Juru bicara Kepolisian Indonesia, Boy Rafli Amar mengatakan, Abu Syifa membantu tersangka teroris, Rio Priatna Wibowo yang ditangkap di Majalengka, Jawa Barat dalam membuat laboratorium bahan peledak.

"Peran yang bersangkutan turut serta bantu Rio pembuatan laboratorium bahan peledak high expolosive untuk amaliyah. Turut rencanakan pengeboman di gedung DPR RI, Mabes Polri, kedutaan Myanmar dan Stasiun TV One dan Metro TV," jelas Boy dalam rilis yang diterima KBR.

Boy menambahkan polisi juga telah menangkap tersangka lain yang merupakan jaringan Rio yaitu Bahrain Agam di Desa Blang Tarakan, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Bahrain Agam berperan sebagai pemberi uang sebesar Rp7 juta dan ide pembuatan bom serta pembelian bahan peledak.

"Kedua tersangka tersebut masih dalam pemeriksaan secara intensif. Kelompok jaringan Rio merupakan sel JAD yg berbaiat kepada ISIS," imbuhnya.

Baca juga: Racikan Bom Tersangka Terorisme Majalengka Berkekuatan 3 Kali Bom Bali

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi

  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

Buruh Tagih Janji Anies-Sandy Naikkan UMP

  • Polisi Tangkap Pembuat Uang Palsu Senilai Ratusan Juta
  • Suap BPK, Pejabat Kemendes Dalih Ditekan
  • Bawa Sabu, PN Medan Hukum Artis Malaysia 11 Tahun

Kenaikan harga rokok dengan hanya 9 persen dibanding tahun 2016 atau sekitar 30 perak per batang, dianggap tak mampu mengerem konsumsi rokok yang bertujuan melindungi kesehatan publik