Cegah Ikut Aksi 4 November, Polisi Bogor Sekat 4 Lokasi

"Saya sudah mengimbau dan juga mengumpulkan organisasi masyarakat terutama yang muslim, untuk tidak berangkat ke Jakarta. "

Selasa, 01 Nov 2016 22:05 WIB

Aksi warga Bogor kecam Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: KBR/Rafik M.)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Bogor-  Kepolisian  Kota (Polresta) Bogor, Jawa Barat, meminta umat muslim di kota hujan tidak ikut melakukan aksi ke Jakarta, Jumat 4 November nanti. Kapolresta Bogor Kota, Suyudi Ario Seto mengatakan,  telah meminta  ormas Islam setempat untuk tidak ikut melakukan aksi ke Jakarta.

"Saya sudah mengimbau dan juga mengumpulkan organisasi masyarakat terutama yang muslim, untuk tidak berangkat ke Jakarta. Karena apa, pertama kemarin kan sudah melakukan aksi di Bogor. Kedua, takutnya nanti ada yang memanfaatkan keadaan dan menyusup sehingga terjadi konflik," kata Kapolresta Bogor Kota, Suyudi Ario Seto   saat ditemui di Mapolresta Bogor Kota, Selasa (01/11).

Suyudi menjelaskan, aparat juga akan melakukan penyekatan di 4 lokasi pintu masuk ke wilayah Bogor Kota. Selain itu, akses menuju Jakarta juga akan dijaga untuk mengantisipasi gelombang massa yang ke arah Jakarta.

"Kita juga akan jaga di stasiun dan terminal, karena bisa saja mereka menggunakan angkutan massal," jelasnya.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Wiranto Batalkan Wacana Pj Gubernur dari Polisi

  • PPATK: Politik Uang Rawan sejak Kampanye hingga Pengesahan Suara
  • Hampir 30 Ribu Warga Kabupaten Bandung Mengungsi Akibat Banjir
  • Persiapan Pemilu, Polisi Malaysia Dilarang Cuti 3 Bulan Ini

Pada 2018 Yayasan Pantau memberikan penghargaan ini kepada Pemimpin Redaksi Kantor Berita Radio (KBR) Citra Dyah Prastuti, untuk keberaniannya mengarahkan liputan tentang demokrasi dan toleransi.