Aksi 2 Desember, Wiranto: Polisi akan Tindak Tegas

"Tentu ini suatu proses yang justru menurut saya, tidak pada tempatnya, tidak tepat dan kepolisian yang menangani demonstrasi sudah diinstruksikan agar tegas."

Jumat, 18 Nov 2016 18:57 WIB

Aksi 4 November. (Foto: Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Jakarta- Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto memperingatkan ormas Islam agar tidak menggelar demonstrasi lanjutan pada 2 Desember mendatang. Kata dia, Kepolisian tidak segan-segan bertindak tegas apabila demonstrasi tetap digelar.

Wiranto mengatakan demonstrasi seharusnya tidak dilakukan lantaran proses hukum terhadap Gubernur Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama telah berjalan.

"Kalau ada suatu langkah-langkah demonstrasi yang masih mempermasalahkan itu, atau melanjutkan itu menjadi satu permasalahan lain, tentu ini suatu proses yang justru menurut saya, tidak pada tempatnya, tidak tepat dan kepolisian yang menangani demonstrasi sudah diinstruksikan agar tegas. Kalau itu (demonstrasi-red) dilaksanakan berarti memang, akan ada langkah-langkah yang keras dan tegas dari aparat keamanan," kata Wiranto di kompleks Istana, Jumat (18/11/2016).

Baca: Desak Ahok DItahan, Ormas Ancam Demo

Sebelumnya, sejumlah ormas Islam yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI) menyatakan bakal kembali menggelar demonstrasi pada 2 Desember mendatang. Petinggi Front Pembela Islam (FPI)   Rizieq Shihab mengatakan demonstrasi dilakukan lantaran proses hukum terhadap Ahok belum memuaskan. Kepolisian menetapkan Ahok sebagai tersangka tetapi tidak ditahan.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi
  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial

DPR dan Pemerintah Belum Sepakati Definisi Teroris, Pembahasan RUU Terorisme Diperpanjang

  • Polda Kaltim Tetapkan Nakhoda Kapal Berbendera Panama Jadi Tersangka
  • Suciwati: Pak Jokowi, Mana Dokumen TPF Munir?
  • Abaikan Pergub, Dua Pelanggar di Lhokseumawe Dicambuk di Ruang Terbuka

Anda berencana ke luar negeri? Ingin beli oleh-oleh, tapi takut kena pajak? Pada 1 Januari 2018, pemerintah menerbitkan regulasi baru untuk impor barang bawaan penumpang dan awak sarana pengangkut.