Ahok Tersangka, MUI Minta 25 November Tak Demo

"Harus juga memperhatikan rasa keadilan masyarakat, jangan main-main dengan hukum,"

Rabu, 16 Nov 2016 13:37 WIB

Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kanan) didampingi calon Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat (kiri) dan tim pemenangannya memberikan keterangan terkait penetapan Ahok



KBR, Jakarta-
  Majelis Ulama Indonesia (MUI)   meminta   untuk tidak berdemonstrasi pada 25 November mendatang. Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsudin   beralasan proses hukum terhadap Ahok sudah berjalan sesuai dengan tuntutan   aksi 4 November.

Kata dia, umat Islam sebaiknya mengawal Kepolisian selama proses hukum berlangsung. Ini dikatakan Din Syamsudin usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan.

"Bagi elemen-elemen masyarakat yang kemarin berdemo atau akan berdemo tentu juga perlu melihatnya sebagai sebuah proses hukum sebagaimana yang dituntut, dan tentu dikawallah sampai akhir nanti itu," kata Din Syamsudin di kompleks Istana, Rabu (16/11/2016).

Din Syamsudin meminta proses hukum Ahok dilakukan secara adil dan transparan. Selain itu,  aparat penegak hukum harus juga  memerhatikan rasa keadilan masyarakat.

"Dan saya sendiri tentu mendorong agar proses hukum ini berkeadilan, transparan, cepat dan yang keempat harus juga memperhatikan rasa keadilan masyarakat, jangan main-main dengan hukum," ujar dia.

Menurut Din, kasus Ahok tidak berkaitan dengan agama maupun etnis tertentu. Karenanya, Din berharap hubungan antara umat Islam dan Kristen serta etnis Tionghoa tetap harmonis

"Maka jangan bawa-bawa sentimen agama dan sentimen etnik dalam melihat kasus ini, semata-mata persoalan individual yang kebetulan memasuki wilayah agama yang sensitif itu," tambahnya.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.