Alasan Jokowi Pilih Pengusaha Erick Thohir Sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional

"Beliau pengusaha sukses, memiliki media, memiliki klub sepakbola, klub basket. Yang jelas dalam setiap hal yang beliau pimpin selalu mendapatkan kesuksesan," kata Jokowi.

Jumat, 07 Sep 2018 19:17 WIB

Bakal Calon Presiden Joko Widodo saat menyampaikan keterangan terkait formasi tim sukses kampanye nasional Pilpres 2019 di Jakarta, Jumat (7/9). (Foto: ANTARA/ Akbar N)

KBR, Jakarta -  Bakal calon presiden Joko Widodo menunjuk Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 Erick Thohir sebagai Ketua Tim Kampanye Nasionalnya. Ditemani pasangannya Ma'ruf Amin, Ketua Dewan Pengarah tim pemenangan Jusuf Kalla, serta para sekretaris jenderal partai pengusung, Jokowi mengumumkan nama Erick Thohir di Posko Cemara, Menteng, Jakarta.

Jokowi menilai sosok Erick kompeten karena banyak hal yang ia pimpin berujung sukses. Semisal, sejumlah perusahaannya dan terakhir gelaran Asian Games 2018.

"Beliau pengusaha sukses, memiliki media, memiliki klub sepakbola, klub basket. Yang jelas dalam setiap hal yang beliau pimpin selalu mendapatkan kesuksesan," kata Jokowi di kawasan Menteng, Jakarta, Jumat (7/9/2018).

Jokowi mengatakan pemilihan Erick Thohir sudah melalui proses komunikasi panjang dengan para ketua umum dan sekjen partai pengusung, relawan, dan masukan sejumlah tokoh. Sebelumnya, nama-nama lain yang beredar di antaranya Jusuf Kalla, bekas Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, jurnalis Najwa Shihab, hingga CEO Gojek Nadim Makarim.

Dari nama-nama itu, menurut Jokowi, Erick Thohir adalah sosok yang paling 'lengkap'. Jokowi yakin Erick mampu mengelola tim kampanyenya sehingga berjalan baik. Kendati Erick tidak berlatar belakang partai politik, namun menurut dia, semua itu bisa ditutupi dengan kehadiran para sekjen partai pengusung.

"Di Dewan Penasihat semuanya ketua partai, Dewan Pengarah ada Pak Jusuf Kalla dengan pengalaman panjang di bidang politik, sehingga ketua umumnya kita berikan pada profesional muda."

Ketika mengumumkan Jumat (7/9/2018) sore, Jokowi didampingi pasangannya Ma'ruf Amin dan para sekjen partai pengusung. Mereka kompak mengenakan kemeja putih. Sejumlah sekjen partai juga tampak mengenakan kemeja bertuliskan: bersih, merakyat, kerja nyata. Baju tersebut juga pernah digunakan Jokowi saat mendaftarkan diri ke KPU bulan lalu.

Baca juga:




Editor: Nurika Manan

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

Saat ini ada banyak cara dan sarana untuk membantu orang lain. Lewat NusantaRun salah satunya.