Beredar Foto Ketua DPR Sakit, KPK: Tunggu IDI Periksa

Ketua DPR Setya Novanto yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi E-KTP sudah beberapa kali mangkir pemeriksaan

Rabu, 27 Sep 2017 16:40 WIB

Melalui media sosial beredar foto yang disebut ketua DPR Setya Novanto.

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Jakarta- Ketua KPK Agus Rahardjo menunggu hasil pemeriksaan Ikatan Dokter Indonesia(IDI) terkait kesehatan tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP Setya Novanto. Ini disampaikan menanggapi beredarnya foto Ketua DPR Setya Novanto yang tengah berbaring di ranjang  rumah sakit. Di foto itu tampak alat elektrokardiogram(EKG), pemantau aktivitas jantung, menunjukkan garis datar.

Agus mengatakan sudah menyurati IDI agar memeriksa kesehatan Novanto.

"Supaya lebih netral, kita mengirim surat ke IDI supaya IDI periksa. Nanti IDI berikan second opinion. Rasanya saya sudah memerintahkan mestinya dikirim hari ini atau besok," ujar Agus, Rabu (27/9).

Jadwal pemeriksaan menurutnya tergantung kepada dokter IDI. KPK berharap bisa mendapatkan opini lain soal kondisi kesehatan Setya Novanto.

Sejak ditetapkan jadi tersangka, Novanto sudah dua kali mangkir dari panggilan pemeriksaan. Di panggilan pertama, pihak Novanto mengatakan politisi Golkar itu terkena vertigo setelah jatuh saat bermain ping-pong. Kemudian, ia disebut terkena sakit ginjal, masalah jantung, hingga gula darah.

Setya Novanto dirawat di ICCU RS Premiere, Jatinegara.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

RKUHP, Koalisi Kebebasan Pers Sangsi Audiensi dengan DPR Bawa Perubahan

  • BMKG : Kemarau di Aceh Berlanjut Hingga Maret
  • Israel Beli Minyak Ke ISIS
  • TC Tahap Dua TImnas, Milla Tak Panggil Evan Dan Ilham

Tidak lama lagi kita akan merayakan pesta rakyat yang diadakan setiap 5 tahun sekali. Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden yang jatuh pada tahun 2019.