Uji Kelayakan dan Kepatutan Kepala BIN, Ini Hasil Tes BG

"Rapat intern komisi 1 hari ini memutuskan memberikan pertimbangan sebagai berikut bahwa saudara Budi Gunawan"

Rabu, 07 Sep 2016 13:25 WIB

Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komjen Pol Budi Gunawan (tengah) bersiap menyampaikan visi misi saat uji kalayakan dan kepatutan calon Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) di ruang rapat Kom

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Jakarta- Komisi Pertahanan DPR sepakat menyetujui Budi Gunawan menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Usai menggelar uji kepatutan dan kelayakan, Kata Ketua Komisi I Abdul Kharis,  rapat intern memutuskan meloloskan Budi setelah dia menjalani tes tertutup selama hampir 2 jam.

Kharis mengklaim keputusan itu disepakati oleh seluruh fraksi.

"Rapat intern komisi 1 hari ini memutuskan memberikan pertimbangan sebagai berikut bahwa saudara Budi Gunawan layak dan  patut menggantikan saudara Sutiyoso sebagai kepala badan intelijen," ujar Abdul Kharis, Rabu (7/9).

Budi dinilai memiliki track record baik dan akan mampu menakhodai institusi BIN. DPR yakin pengangkatan Budi Gunawan ini tidak akan menimbulkan konflik di tubuh intern BIN yang banyak diisi oleh TNI.

Baca: Koalisi Sipil Tolak BG


Abdul menolak mengungkap poin-poin apa saja yang ditanyakan kepada Budi saat tes. Komisi Pertahanan hanya berharap Budi Gunawan bisa mempertanggungjawabkan apa yang dia katakan saat uji kepatutan.

Setelah ini, Komisi Pertahanan akan langsung menyurati pemimpin DPR untuk  mengabarkan hasil uji kepatutan. Besok, rapat paripurna akan mengesahkan keputusan tersebut dan kemudian hasil akhirnya dikirimkan ke presiden.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh

KKP Gagal Capai Target Ekspor Ikan

  • HRW Usulkan 4 Isu Jadi Prioritas Dialog Jakarta Papua
  • Terduga TBC di Medan Capai Seribu Orang
  • Dalai Lama Luncurkan Aplikasi

Kemiskinan, konflik senjata, norma budaya, teknologi komunikasi modern, kesenjangan pendidikan, dan lain-lain. Kondisi-kondisi ini membuat anak rentan dieksploitasi